Gaya Hidup

Tips Menyisihkan Gaji Bulanan

Bekerja adalah salah satu cara mendapatkan nafkah. Nafkah tersebut secara umum berupa penghasilan finansial yang berasal dari gaji atau honorarium. Beberapa perusahaan memberikan kompensasi penghasilan kepada karyawannya secara rutin 1 bulan sekali. Si penerima gaji bulanan, kemudian mengelola keuangannya untuk memenuhi kebutuhannya menggunakan uang penghasilannya selama 1 bulan ke depan. Tips menyisihkan gaji bulanan merupakan cara yang bisa dilakukan agar gaji bulanan tidak habis begitu saja.

sponsor: kezia skin expert.

Tips Menyisihkan Gaji Bulanan

Pengelolalan keuangan memang gampang-gampang susah, apalagi jika gaji bulanan yang diperoleh di bawah UMR. Yang memiliki gaji besar saja terkadang masih sulit menabung karena banyaknya pengeluaran yang harus dikeluarkan. Kesulitan mengatur gaji bulanan, tidak hanya dialami segelintir orang saja. Ada pula yang sering kehabisan uang sebelum pertengahan bulan karena tidak bisa mengelola gaji dengan baik. Kebiasaan menabung harus segera dilakukan untuk menghindari diri dari kesulitan-kesulitan yang bisa datang kapan saja. Menyisihkan gaji untuk ditabung merupakan langkah yang sangat baik untuk dilakukan. Oleh karenanya diperlukan  tips sukses menyisihkan gaji bulanan dengan bijak. Berikut ini ulasannya:

  1. Memiliki tujuan yang jelas

Sebelum memulai menabung, seseorang hendaknya memiliki tujuan yang jelas mengapa ingin menabung. Dengan memiliki tujuan yang cukup kuat akan membantu mengendalikan sifat boros. Apapun tujuannya, pastikan tujuan itu bisa memaksa untuk memperketat pengeluaran bulanan. Setelah itu dilanjutkan dengan komitmen untuk terus mempertahankan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Karena terkadang godaan-godaan yang datang bisa membuat seseorang lupa akan tujuan dan kembali melakukan pemborosan, sehingga lupa untuk menyisihkan gaji bulanan.

  1. Membuat urutan prioritas

Saat menerima gaji bulanan, hendaknya langsung membuat prioritas tentang hal-hal yang wajib dipenuhi. Pertama adalah membayar atau melunasi tagihan sehari-hari, baik itu tagihan air, listrik, internet, gas, tv kabel dan berbagai keperluan sehari-hari selama sebulan. Pastikan tidak ada tagihan yang terlewatkan. Selanjutnya, bayarlah hutang yang dimiliki baik kepada kawan atau tagihan hutang bulanan yang dipinjam ke bank. Jika memiliki hutang dengan pihak bank, maka segeralah memenuhi pembayaran sesuai tanggal yang ditetapkan. Jangan sampai menunda pembayaran karena akan dikenai bunga lebih besar yang malah menambah pengeluaran.

  1. Membuat anggaran bulanan

Rencanakan anggaran bulanan Anda. Mulailah membuat daftar pengeluaran bulanan untuk kebutuhan menjadi dua bagian. Untuk kebutuhan primer seperti kebutuhan makan, biaya transportasi, tagihan air dan listrik, cicilan rumah, cicilan motor dan lain sebagainya. Sedangkan untuk kebutuhan tersier, buatlah anggaran untuk shopping, traveling, hingga anggaran hangout dengan teman-teman atau rekan kerja Anda. Pastikan memberikan porsi kebutuhan tersier tetap terbatas dan tidak berlebihan dengan memberikan prioritas pula untuk tabungan.

  1. Langsung sisihkan saat gajian dan disiplin

Ketika semua anggaran wajib sudah disishkan dan atau dibayarkan, maka langkah berikutnya adalah meyisihkan gaji bulanan untuk urusan tabungan sesuai tujuan yang ditetapkan sebelumnya. Cara ini harus dilakukan dengan disiplin setiap kali menerima gaji bulanan dengan menentukan nominal uang yang harus disisihkan.

  1. Sisihkan untuk beramal

Jangan lupa pula, menyisihkan uang untuk beramal agar gaji yang diperoleh tiap bulan menjadi berkah di mata TUHAN. Dan jangan takut untuk berbabgi karena “memberi bukan berarti mengurangi pendapatan tetapi memberi adalah menyalurkan berkat TUHAN yang TUHAN titipkan untuk orang lain melalui kita”.

0
0%
like
1
100%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top