Parenting Info

Posisi Tidur Bayi yang Tepat

Untuk membuat bayi bisa tidur dengan nyenyak dan kembali segar pada saat pagi harinya bisa Anda lakukan dengan memperhatikan posisi tidur untuk bayi. Anda harus bisa menempatkan Posisi Tidur Bayi yang Tepat sehingga anak tidak akan mengalami posisi salah tidur. Bayi yang mengalami posisi tidur yang salah bisa menyebabkan berbagai kendala dan juga kondisi tubuh yang kurang bagus. Bahkan, untuk beberapa posisi tidur bisa menyebabkan anak terkilir dan juga membuat badan anak menjadi terasa sakit.

Posisi Tidur Bayi yang Tepat

Sponsored by: cream perawatan wajah

Anak bisa saja mengalami berbagai kendala ketika mereka tidur. Misalnya saja bayi yang tidak mendapatkan posisi tidur yang baik akan membuat dirinya menjadi mudah sakit dalam bagian tengkuk. Hal ini tentu akan berbahaya jika dibiarkan saja, karena bayi akan merasa tidak nyenyak dan membuat dirinya rewel sepanjang harinya. Ditambah lagi, bisa juga bayi yang kurang pas pada posisi tidurnya akan mengalami muntah karena memang tubuhnya yang masih terlalu lemah. Oleh karena itulah, pilih beberapa posisi yang tepat berikut ini untuk membuat bayi bisa mendapatka posisi tidur yang tepat.

1. Posisi Telentang

Untuk bayi yang berusia dibawah 3 tahun harus menggunakan posisi tidur telentang untuk membuat bayi bisa tidur lebih nyenyak dan juga aman. Bayi yang masih berusia kurang dari 3 tahun belum memiliki interaksi yang bagus, perkembangan motoriknya juga belum berkembang sehingga ia harus diberikan posisi tidur yang bagus dan tepat yaitu dengan posisi telentang. Posisi ini menjadi posisi yang paling aman untuk bayi selain itu bayi yang belum menginjak usia 3 bulan juga belum bisa untuk berguling dengan baik.

Tetapi juga posisi tidur telentang tidak juga menjadi posisi tidur yang paling bagus 100% melainkan juga ada sisi kurangnya. Posisi tidur dengan posisi telentang ini malah akan membuat anak mudah untuk terbangun sehingga Anda harus ekstra bersabar ketika bayi harus terbangun saat tengah malam. Meskipun begitu, tetapi orangtua tetap harus membiasakan posisi ini sebab tidur terlentang akan membuat bayi jauh dari risiko SIDS.

2. Posisi Miring Samping

Jika bayi sudah menginjak usia lebih dari 3 bulan maka Anda bisa membiarkan bayi untuk tidur dengan posisi miring. Posisi ini memang baik untuk dipilih bayi sebab pada posisi ini tubuh bayi akan dengan mudah melakukan proses pengosongan lambung. Tetapi jika bayi masih berusia dibawah 3 bulan jangan membiarkan bayi dalam posisi ini karena malah akan membuat bayi bisa saja muntah atau gumoh. Selain itu, ketika bayi sudah berusia 3 bulan dan ingin dalam posisi ini jangan biarkan bayi hanya menggunakan 1 posisi miring saja, tetapi ganti secara bergantian antara posisi miring kiri dan posisi miring kanan agar badan lebih seimbang.

Posisi miring ini juga menjadi satu posisi yang sering dilakukan ketika tidur sembari menyusui bayi. Memang sangat dianjurkan untuk membuat posisi tidur menyamping secara bergantian, namun ketika menyusui sebaiknya posisikan anak dengan posisi ke samping kanan. Hal ini dikarenakan posisi ini akan membuat ASI bisa langsung masuk ke bagian lambung anak. Sehingga, tubuh anak pun akan mudah mencerna minuman yang ia terima tersebut.

3. Posisi Tengkurap

Saat bayi sudah berusia diatas 3 bulan secara tesendirinya dia bisa melakukan tidur dengan posisi tertentu. Salah satu posisi yang bisa dilakukan sendiri oleh bayi adalah ia akan mengambil posisi dengan cara tengkurap. Posisi ini akan menjadi posisi tidur faovritnya karena saat tidur tengkurap bayi bisa menghabiskan waktu untuk tidur dalam jangka waktu yang sangat lama. Tak jarang jika tanpa sadar terkadang bayi juga akan mendapatkan posisi ini secara sendirinya.

Posisi tengkurap tidak selamanya buruk untuk bayi karena pada saat posisi tengkurap ia justru akan mendapatkan tidur yang lebih nyaman dan lebih nyenyak. Malah terkadang pasti Anda akan merasa kesusahan ketika akan membangunkan bayi ketika ia mengambil posisi tidur tengkurap. Selain itu, posisi tengkurap juga bisa membuat kepala bayi bisa terlihat lebih bagus dan tidak benjol.

Tetapi tetap saja setiap posisi tidur akan memberikan keuntungan tetapi juga ada yang membuatnya menjadi kurang menguntungkan. Salah satunya adalah jika bayi memilih posisi tidur tengkurap padahal belum berusia yang cukup akan menyebabkan bayi mengalami penyakit SIDS. Oleh karena itulah, sebaiknya meskipun Anda membiarkan bayi menikmati posisi tengkurapnya tetapi jangan sampai mengambil posisi tidur terkurap ini terlalu lama dan terlalu sering.

4. Tanpa Bantal

Bayi yang belum memiliki tubuh yang seimbang sebaiknya biarkan ia tidur dalam posisi yang lurus dan juga seimbang. Posisi tidur tanpa menggunakan bantal menjadi satu hal yang penting untuk diperhatikan dan perlu dipraktekkan. Tanpa menggunakan bantal saat bayi tidur akan membuat anak bisa mendapatkan tubuh yang lebih rileks dan juga membuat tubuh berada dalam posisi yang seimbang. Jika menggunaka bantal bisa menyebabkan berbagai hal jika bayi belum siap untuk mendapatkan penyangga pada bagian kepalanya. Hal-hal yang bisa terjadi diantaranya adalah membuat anak merasa pegal dalam bagian tengkuk dan bisa juga membuat bagian leher anak menjadi pegal. Sebaiknya untuk anak dibawah 3 bulan biarkan saja anak tidak menggunakan bantal sama sekali.

Dengan memberikan posisi yan tepat tentu akan membuat bayi bisa tidur pulas dan berkembang dengan lebih maksimal lagi. Posisi tiur yang bagus juga akn membuat anak semakin segar ketika bangun sehingga tidak akan membuat anak menjadi rewel saat pagi hari atau saat ia bangun. Dengan memberikan perhatian dari hal yang kecil ini tentu akan membuat anak benar-benar mendapatkan posisi tidur yang terbaik.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top