Gosip

Perubahan pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia

Perubahan pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia

Rambut adalah mahkota, dan setiap orang baik laki-laki atau perempuan tentu menginginkan rambut indah dan sehat. Seiring bertambahnya usia, rambut kita juga akan mengalami perubahan-perubahan. Artinya rambut juga akan menua sama dengan kulit kita. Akibat perubahan pada rambut seiring bertambahnya usia inilah membuat fungsinya juga turut berkurang. Dan berikut hal-hal yang akan terjadi pada rambut disaat usia mulai menua.

Sponsor: halojasa

1. Berubah Warna

perubahan pada rambut seiring bertambahnya usia

Seiring beryambahnya usia, perubahan warna rambut cukup kental terlihat. Perubahan ini juga paling umum diketahui orang dimana warna rambut akan berganti dari warna gelap atau pirang menjadi abu-abu hingga putih. Selain itu, pola rambut setiap orang juga berbeda tergantung genetik. Namun selain faktor usia, warna rambut juga ditentukan oleh faktor stres yang cukup tinggi, diet tidak sehat, kurang tidur, gaya hidup, atau akibat suatu penyakit. Mesti tanda usia juga bukan salah satu faktor perubahan warna rambut, jika Anda sudah mengalami tanda-tanda perubahan warna rambut bisa diatasi dengan berbagai cara. Bisa dengan memanfaatkan ramuan tradisional dari herbal, menyemir rambut hingga memakai sampo dan kondisioner yang mampu membuat rambut tetap sehat. Pilih Omega dan formula yang aman bagi rambut agar kekuatan dan elastisitasnya tetap bertahan.

2. Lebih Tipis

Perubahan pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia

Alasan kedua rambut bisa berubah seiring bertambahnya usia yakni rambut tampak lebih tipis. Menurut seorang pakar pakar rambut bernama dr. Alan Bauman, memasuki usia 40 tahun rambut wanita cenderung akan tumbuh tipis dan setiap wanita juga akan kehilangan 100 helai rambut setiap harinya. Penyebab lain rambut tipis umumnya karena faktor genetik, kurang gizi, atau adanya infeksi. Tetapi jika beberapa faktor ini tidak dialami, lebih utama berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi sesuai penyebabnya. Misal jika faktor kurang Vitamin A maka perlu mengkonsumsi makanan kaya Karoten seperti wortel dan pepaya. Jika akibat infeksi bakteri bisa diatasi dengan pemberian obat. Sedangkan rambut tipis akibat faktor genetik memang cukuo sulit diatasi. Namun dokter spesialis kulit kadang akan menyarankan menggunakan herbal alami seperti lidah buaya atau dengan minyak kemiri yang dapat berperan sebagau tonic dalam membantu merawat dan menyuburkan rambut.

3. Kehilangan Volume

Perubahan pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia

Ketika seseorang mengalami fase penuaan maka kutikula rambut akan mengalami perubahan yakni lebih rentan mengalami kerusakan. Akibatnya rambut tampak lebih kusam dan akhirnya kehilangan volume rambut. Kehilangan volume rambut berkaitan dengan rambut rontok. Rambut rontok adalah kondisi dimana rambut secara berangsur-angsur mengalami penyusutan dan akhirnya tampak tipis. Masalah ini bisa dilihat ketika kita akan menyisir rambut atau saat sedang keramas. Kebanyakan rambut pria mengalami penipisan di bagian ubun-ubun atau samping. Sementara pada wanita berkurangnta volume rambut sering terjadi pada bagian atas kepala. Selain faktor usia, kebotakan juga jadi penyebab berkurangnya jumlah rambut. Namun jika masalah ini sudah terjadi meski usia masih muda, sebenarnya masih ada perawatan rambut yang dapat membantu menguatkan akar rambut dan mencegah kerontokan yang berlebih.

4. Mudah Pecah dan Bercabang

Perubahan pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia

Tanda penuaan pada rambut lainnya adalah rambut mudah sekali pecah atau bercabang. Hal ini membuat rambut akhirnya kehilangan kekuatannya. Alasan rambut mudah sekali bercabang yaitu senyawa protein pada rambut juga mengalami penurunan sehingga rambut tidak elastis dan mudah lemas. Kekurangan nutrisi juga menjadi alasan yang berdampak pada kutikula rambut. Kutikula merupakan lapisan pembungkus rambut yang ada di bagian paling luar. Kutikula rambut berfungsi untuk mengikat serat-serat rambut. Penggunaan alat penata rambut seperti catok dan hydryer atau hair spray  juga jadi penyebab rambut mudah patah. Panas yang dihasilkan membuat kutikula rambut rusak. Belum lagi penambahan obat rebonding jadi penyabab rambut bercabang makin parah.

5. Tumbuh Lebih Lambat

Perubahan pada Rambut Seiring Bertambahnya Usia

Rambut yang menua bisa menyebabkan tingkat pertumbuhannya melambat dari waktu ke waktu. Akibatnya rambut lebih menghabiskan waktu “tidur” daripada waktu pertumbuhannya. Sering stress adalah faktor terbesar rambut lama tumbuh karena jaringan folikel rambut sedang memasuki era istirahat sehingga menghasilkan rambut rontok dengan cepat. Terkait dengan menuanya usia ketidak seimbangan hormon akan memengaruhi pertumbuhan rambut terutama wanita yang tengah mengalami masa menopause.

6. Kering dan Kusam

perubahan pada rambut seiring bertambahnya usia

Faktor usia juga beroengaruh pada kondiai rambut dimana rambut akan mudah kering dan kusam. Jika sudah begitu, maka disarankan untuk tidak lagi memakai alat perawatan rambut karena panas yang dihasilkan bisa membuat kulit kepala lebih kering. Kemudian saat mencuci rambut diusahakan tidak terlalu sering agar kadar minyak alami rambut bisa melembabkan rambut. Penuaan juga mengakibatkan rambut kusam hingga merubah teksturnya. Kehirangan protein keratin serta lemak alami kulit kepala membuat tampilan rambut lebih kusam terutama mereka yang tengah memasuki usia 40 tahun an. Jadi cara yang bisa dilakukan adalah rajin memberi nutrisi baik dari luar atau dari dalam tubuh.

Demikian informasi seputar alasan dan masalah rambut akibat faktor usia. Bagi Anda yang mengalami tanda-tanda masalah pada rambut meski usia masih mudah, bisa mencoba tanyakan pada ahli kesehatan rambut. Lebih utama merawat rambut dari dalam dan luar adalah solusi tetap mempertahankan keindahan dan kekuatan rambut. Ingin bisa merawat rambut lebi baik, cobalah cari ahli tatarias rambut di halojasa.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top