Career Tips

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara

Setelah masuk ke tahap wawancara kerja, ada berbagai hal yang harus dipersiapkan dengan matang. Di tahap ini Anda akan benar-benar bisa dinilai apakah bisa diterima ataukah tidak. Tahap wawancara ini para pihak pencari kerja akan menanyai Anda dengan berbagai pertanyaan yang akan menggali tentang diri Anda sedalam mungkin. Pertanyaan-pertanyaan yang dikeluarkan oleh pihak HRD bisa saja pertanyaan yang gamblang tetapi juga bisa saja merupakan pertanyaan yang menjebak. Oleh karena itulah sangat penting untuk mengetahui tentang berbagai Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara sebagai bahan untuk persiapan Anda.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara.1

Sponsored by: cream pemutih wajah

Dengan mengetahui berbagai pertanyaan ini tentu akan membuat Anda semakin siap lagi untuk mendapatkan segala pertanyaan dari pihak pewawancara. Berbagai pertanyaan ini juga bisa Anda siapkan jawabannya sehingga ketika Anda interview, Anda bisa menjawabnya dengan lebih baik dan tidak salah. Setiap jawaban yang Anda berikan pasti akan menjadi satu bahan pertimbangan bagi pihak HRD untuk bisa menerima Anda ataukah tidak.

Ceritakan Tentang Diri Anda

Saat memulai wawancara kerja, biasanya pihak pewawancara atau bagian HRD akan memulai dengan meminta Anda untuk menceritakan tentang diri Anda. Satu pertanyaan ini juga bisa menjadi langkah awal bagi pihak HRD untuk bisa mengerti dan lebih mengenal akan diri Anda. Yang perlu Anda perhatikan ketika pihak HRD menanyakan hal ini adalah jawab pertanyaan dengan durasi sekitar satu menit dan jangan terlalu panjang. Yang perlu Anda ceritakan hanyalah hal yang berhubungan dan memiliki kaitan dengan pekerjaan yang Anda lamar dan hindari untuk membicarakan tentang hobi, keluarga ataupun juga tempat asal Anda.

Mengapa Meninggalkan Pekerjaan Sebelumnya

Setelah memerika CV yang Anda berikan, pihak pewawancara pasti juga ingin tahu lebih banyak lagi akan diri Anda terutama tentang track record dari pekerjaan Anda. Salah satu hal yang pasti akan ditanyakan adalah kenapa Anda memilih untuk resign dari perusahaan sebelumnya dan memilih untuk mencari pekerjaan yang baru. Ketika pihak pewawancara mulai menanyakan hal seperti ini jawablah pertanyaan tersebut dengan lebih rasional dan jangan pernah mengungkapkan konflik pribadi dari jawaban ini. Anda bisa menjawab dengan ingin menambah wawasan, menginginkan posisi yang lebih baik ataupun mencari posisi yang sesuai dengan minat dan juga keterampilan Anda.

Mengapa Anda Memilih Jurusan ‘….’

Pihak pewawancara juga bisa saja menanyakan alasan Anda memilih jurusan yang Anda ambil saat kuliah ataupun di sekolah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui alasan yang baik dan juga bagaimana ketertarikan Anda akan jurusan tersebut. Jawaban yang bisa Anda siapkan ketika Anda menerima pertanyaan ini adalah dengan menjelaskan jika jurusan yang Anda pilih tersebut merupakan jurusan yang sudah Anda sukai sejak dulu sehingga dengan memilih jurusan ini bisa untuk menambah wawasan dan juga pengetahuan Anda akan ketertarikan Anda tersebut.

Apa yang Anda Ketahui Tentang Perusahaan Kami

Pertanyaan seperti ini untuk untuk mencari tahu seberapa dalam minat Anda untuk melamar ke perusahaan tersebut. Jika Anda mengetahui paling tidak hal yang berhubungan dengan perusahaan secara umum maka pihak pewawancara bisa lebih yakin jika Anda memang sangat berminat akan perusahaan dan juga pekerjaan yang Anda lamar tersebut. Seseorang yang serius untuk melamar dan mencari pekerjaan pasti akan mencari tahu akan perusahaan yang mereka lamar tersebut.

Berapa Gaji yang Diinginkan?

Seringkali pertanyaan ini malah justru menjadi pertanyaan yang menjebak dan membuat pihak HRD mempertimbangkan lagi untuk menerima Anda di perusahaan yang Anda inginkan tersebut. Hal lain yang bisa terjadi ketika Anda salah untuk menjawab dari berapa kisaran gaji yang Anda inginkan Anda juga bisa mendapatkan gaji yang jauh dari standart dari karyawan yang ada di perusahaan tersebut. Oleh karena itu, Anda harus bisa bernegoisasi dengan baik ketika ada pertanyaan tentang gaji ini.

Saat Situasi Seperti Ini Bagaimaan Mengatasinya?

Ada juga pewawancara yang sudah terlalu handal dan jeli yang mencoba untuk menggali kemampuan dan juga potensi dari pihak pelamar dengan memberikan gambaran pada saat pewawancara harus menghadapi pada situasi tertentu. Biasanya gambaran yang akan diberikan adalah simulasi dimana Anda harus mengambil keputusan akan suatu hal secara cepat. Untuk bisa menjawab dengan baik dan membuat Anda bisa mendapatkan posisi yang Anda inginkan tersebut Anda bisa menjawab dengan mencoba membayangkan kejadian yang mungkin Anda alami dari pertanyaan Anda tersebut.

Ada Pertanyaan

Di akhir sesi wawancara biasanya pihak pewawancara juga akan memberikan kesempatan untuk pelamar bertanya dengan memberikan pertanyaan ‘Ada yang ingin Anda tanyakan?’. Meskipun terlihat sangat sepele dan mungkin yang dijelaskan sudah sangat jelas tetapi sebaiknya Anda tidak melewatkan kesempatan untuk bertanya ini. Tanyakan tentang sistem kerja, bagaimana deskripsi kerja yang akan Anda lakukan ataupun kebiasaan dari perusahaan tersebut. Hal ini akan membuat Anda terlihat lebih kritis dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

Berbagai pertanyaan diatas merupakan daftar pertanyaan yang bisa Anda siapkan setiap jawaban untuk lebih meyakinkan dari pihak pewawancara. Dengan mengetahui berbagai kemungkinan pertanyaan diatas tentu seharusnya Anda harus lebih siap untuk datang dan mengikuti seleksi wawancara dari perusahaan yang Anda inginkan. Jangan lupa juga untuk menyiapkan mental dan juga berpakaian yang rapi untuk membuat pihak pewawancara lebih yakin akan diri Anda.

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top