Parenting Info

Permainan Untuk Mengajakarkan Bahasa Pada Anak

Melatih berbagai bahasa pada anak memang akan menjadi satu hal yang mudah namun juga sulit jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Anak pasti akan merasa bosan ketika harus mendengar dan menerima berbagai pembelajaran yang berhubungan dengan bahasa dimana harus menghafal rentetan kosakata ataupun mungkin juga kaidah bahasa yang masih sulit untuk diterimanya. Namun, demi manfaat yang akan anak rasakan pada saat dia besar nantinya, mama harus terus melatih bahasa anak hingga mendapatkan hasil yang terbaik. Menggunakan permainan untuk mengajakarkan bahasa pada anak bisa menjadi satu cara terbaik untuk membuat anak bisa belajar dengan menyenangkan.

Permainan Untuk Mengajakarkan Bahasa Pada Anak

Sponsored by: perawatan wajah

Bahasa saat ini menjadi salah satu keahlian khusus yang wajib untuk dikuasai oleh para generasi penerus. Terutama untuk anak-anak, dengan menguasai bahasa nantinya akan membuat mereka tidak akan kesusahan untuk berkomunikasi atuapun berkembang dengan lebih baik lagi. Dengan menggunakan permainan yang lebih seru dan mengasyikkan tentu akan membuat anak bisa belajar bahasa dengan baik lagi. Berbagai bahasa seperti Bahasa Inggris, Bahasa Jepang ataupun bahasa lainnya bisa Anda ajarkan dengan menggunakan permainan-permainan seperti berikut ini.

1. Hide And Seek

Petak umpet biasanya akan menjadi salah satu permainan yang begitu digemari oleh anak-anak. Terutama diusia 8 tahun kebawah, mereka akan sangat senang ketika di ajak untuk bermain permainan yang sedikit menantang namun tidak berbahaya. Permainan ini juga bisa lho mama untuk digunakan sebagai permainan untuk mengasah kemampuan anak dalam berbahasa. Caranya adalah dengan anak diminta untuk meninggalkan lokasi belajar terlebih dahulu. Sedangkan Anda menyembunyikan satu benda yang nantinya akan ditebak oleh anak. Saat menebak, Anak wajib menggunakan bahasa yang sedang dipelajari. Permainan ini membantu untuk melatih anak dalam penggunaa preposition dan juga membantu anak untuk memperluas kosakata untuk kata benda.

2. How Many Words Do You Get?

Permainan ini bisa dipraktekan saat anak sedang belajar dengan teman-temannya ataupun juga saat anak sendirian. Permainan ini sangat mudah dan membantu anak untuk lebih kreative dan bisa menjadi satu ukuran sejauh mana anak memiliki kosakata yang dimilikinya. Permainan ini sangat cocok untuk melatih anak yang sedang belajar bahasa Inggris. Permainan how many words do you get? Ini akan mengajak anak untuk mencari dan mendapatkan kosa kata sebanyak mungkin dari kata yang Anda tawarkan. Caranya adalah berikan satu kata pada anak misalnya kata INDONESIA. Dari kata INDONESIA ini nanti bisa ditemukan kata seperti DONE, SEA, NOSE dan sebagainya. Selanjutnya dari kata INDONESIA ini anak harus menemukan kata-kata sebanyak mungkin dalam jangka waktu tertentu, misalnya 5 hingga 10 menit. Anak yang mendapatkan jumlah kata yang terbanyak, anak tersebutlah yang akan menjadi pemenang.

3. Market Game

Permainan yang mengikutsertakan keseruan dan juga bermmain peran menjadi salah satu jenis permainan yang sangat diminati oleh anak-anak. Permainan market game ini nantinya akan memposisikan anak untuk berpura-pura sebagai pembeli di pasar. Yang harus dilakukan anak adalah anak harus mengatakan ‘I went to market and bought banana’. Kemudian kata-kata ini harus disambung oleh anak berikutnya sebagai contoh misalnya. “I went to market and bought banana and tomato”. Begitu seterusnya hingga seluruh anak selesai. Cara ini membantu anak untuk mendapatkan kosakata baru dengan menghafal secara menyenangkan.

4. Guessing Game

Ketika anak sedang belajar bersama teman pasti akan sangat menyenangkan dan menjadi tidak membosankan jika mama ikut dan mengajak anak untuk bermain bersama-sama untuk berlatih bahasa dengan menggunakan cara yang mudah. Paling tidak untuk melakukan permainan ini harus terdapat 6-10 anak yang kemudian Anda bagi menjadi dua kelompok. Salah satu anak dari setiap kelompok harus berdiri didepan dan menghadap ke arah kelompok masing-masing. Tugas Anda adalah memberikan satu kata berupa kata benda kepada setiap kelompok. Nantinya, anak-anak yang ada dalam kelompok akan mendeskripsikan apa yang mereka lihat hingga bisa ditebak oleh perwakilan kelompok yang berdiri tersebut. Tim yang bisa menebak ldengan lebih cepat menjadi pemenang dari permainan ini.

5. Miming

Permainan tebak-tebakan memang akan selalu menjadi salah satu jenis permainan yang bisa dimainkan oleh anak dengan sangat baik. Selain beradu kepintaran, permainan tebak-tebakan juga bermain adrealin dimana anak pasti tidak akan mau untuk didahului oleh kelompok lainnya. Miming merupakan permainan dimana anak harus menebak dari gerakan yang diberikan oleh teman lainnya ataupun oleh mama sendiri. Hal yang diperagakan adalah berupa hewan, profesi, benda ataupun hal lainnya yang nantinya harus diperagakan dan anak harus memulai untuk menebaknya hingga benar. Hal ini akan semakin seru jika anak memiliki teman bermain yang juga bertugas untuk menebak karena akan membuatnya dalam satu kompetisi dan harus lebih cepat dari lawannya tersebut.

Permainan diatas bisa saja Anda praktekkan sendiri dirumah untuk terus melatih anak dalam berbahasa. Memberikan bekal kemampuan anak dalam berbahasa sebanyak mungkin tentu akan membuat Anak memiliki skill tambahan yang terbaik. Namun tetap saja ya mama, jika anak masih belum mau untuk belajar jangan terlalu dipaksakan karena hal ini juga akan tidak baik untuk anak. Ajarkan dengan sabar dan telaten maka nanti hasilnya akan terlihat ketika anak sudah berkembang dan besar.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top