Olahraga

Penyebab Dan Cara Meringankan Sakit Otot Pasca Olahraga

Penyebab Dan Cara Meringankan Sakit Otot Pasca Olahraga

Nyeri, pegal atau kram sudah menjadi kendala biasa saat sedang atau selama berolahraga. Khusunya mereka yang suka melakukan olahraga di gym atau fitnes kebugaran. Tidak hanyak pemula saja yang mengalami nyeri atau kram tapi juga mereka yang rutin melakukan olahraga juga sudah biasa mengalami kondisi serupa. Itu sebabnya mengapa peregangan atau pemanasan menjadi hal utama pencegah terhadap rasa sakit selama melakukan olahraga.

Sponsor: cream pemutih wajah

Otot adalah bagian tubuh yang berperan penting dalam mengatur gerak. Tanpa otot tubuh akan terasa lemas, dan loyo. Olahraga pembentukan otot menjadi salah satu yang paling diidamkan. Dengan memiliki otot yang kuat, sexy atau sispack membuat setiap penampilan jadi lebih bugar. Itu sebabnya mengapa olahraga pembentuk otot jadi paling banyak dipilih. Tetapi masalah otot cidera selama olahraga sudah menjadi hal biasa. Oleh karena itu, sebelum Anda yakin ingin melakukan olahraga pembentuk otot, yuk kenali terlebih dahulu penyebab dan cara meringankan sakit otot pasca olahraga.

Menurut banyak pakar atau ahli fitnes menyebut bahwa sakit pada otot pasca olahraga dikenal dengan Delayed Onset Muscle Soreness atau DOMS. Kondisi DOMS terjadi akibat serat otot mengalami robekan kecil. Serat otot paling rapuh ini terjadi karena otot tidak  fleksibel. Otot ini lebih sering disebut oto pasif, atau otot yang tak pernah dilatih sehingga lebih mudah robek bahkan terasa sakit saat digunakan pasca lama sekali ‘menganggur’. Akibatnya, otot jadi meregang melebihi kapasitas biasanya.

Namun, Intensitas peregangan otot serta rasa sakit yang muncul akan berbeda tiap individu, tergantung jumlah latihan dan seberapa kerasnya latihan fisik yang dilakukan. Contohnya saat melakukan olahraga bersepeda sejauh 5-6 km, padahal Anda tak pernah melakukan latihan itu sebelumnya, maka kemungkinan besar otot akan mengalami sakit dan nyeri. Kondisi ini sangat wajar dan banyak dialami oleh setiap orang. Tetapi rasa sakit atau nyeri yang timbul justru bisa mengganggu aktivitas dan pergerakan tubuh. Umumnya kondis DOMS lebih sering terasa setelah fitnes atau olahraga sehari berikutnya dan akan berlangsung paling lama seminggu.

Penyebab Dan Cara Meringankan Sakit Otot Pasca Olahraga

Cara mengatasi atau meringankan nyeti otot pasca olahraga:

1. Pijat Otot

Anda bisa memijat area otot yang sakit secara perlahan kurang lebih dua menit. Lakukan pemijatan secara berulang agar rasa sakit sedikit hilang beberapa waktu. Atau pilih alternatif pijat dari terapis atau ahli pijat.

2. Aerobik Intensitas Rendah

Jika rasa sakit pada otot masih muncul disarankan untuk tetap aktif bergerak dengan cara latihan aerobik ringan. Cara ini akan membantu melancarkan peredaran darah di area otot yang tetasa sakit. Lakukan secara ringan dan tidak berlebihan serta gerakan yang nyaman.

3. Istirahat

Sediakan cukup waktu untuk istirahat pasca melakukan berolahraga. Cara ini penting untuk memulihkan otot supaya kembali segar. Lakukan istirahat kurang lebih dua atau tiga hari, dan boleh lakukan olahraga kembali.

4. Pemanasan

Jika otot telah kembali sehat, jangan lupa lakukan pemanasan setiap kali akan berolahraga. Jangan ulangi kecerobohan yang sama pemicu otot sakit. Selain itu pemanasan akan membantu otot menyiapkan diri untuk melakukan olahraga berat dan pastinya membuat otot jadi lebih fleksibel.

5. Obat Penghilang Rasa Sakit

Jika nyeri tak kunjung tiba cobalah minum obat peredam nyeri. Atau bisa gunakan salep untuk otot. Meski dapat membantu meredakam otot yang sakit, penggunaanya tak disarankan terlalu berlebihan supaya tak ada efek samping jangka panjang untuk kesehatan.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top
$(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });