Gaya Hidup

Pentingnya investasi di masa muda untuk masa senja lebih cerah

Banyak anak-anak muda memiliki pandangan bahwa masa muda adalah masa untuk bersenang-senang sebelum masa yang lebih serius tiba. Untuk itu mereka banyak menghabiskan uang yang mereka miliki untuk berbagai kegiatan yang dapat memenuhi keinginan bersenang-senang mereka seperti traveling, nongkrong di cafe-cafe yang lagi hitz maupun jalan-jalan shoping di pusat perbelanjaan. Bila anda termasuk salah satu dari mereka maka semoga tulisan ini dapat menjadi inspirasi anda untuk merubah gaya hidup anda demi masa tua anda yang lebih cerah. Sebenarnya permasalahannya sederhana saja, anak-anak muda ini tidak mengetahui pentingnya investasi di masa muda untuk masa depan yang lebih cerah.

Pentingnya investasi di masa muda

sponsor –  kezia skin expert

Masa muda adalah masa dimana anda tengah berada pada kondisi fisik yang paling prima dari seluruh perjalanan hidup anda. Di masa ini kemampuan fisik maupun pikiran anda, dapat anda optimalkan dan kembangkan hingga melebihi pencapaian orang-orang yang telah memasuki masa tua. Untuk itu di masa ini dapat anda maksimalkan untuk melakukan pekerjaan lebih banyak dibandingkan orang yang telah memasuki usia 30 tahunan ke atas. Banyaknya pekerjaan yang mampu anda kerjakan tentu saja akan berimbas pada penghasilan anda. Ditambah lagi bahwa anda di masa ini beban kehidupan anda masihhlah sedikit. Karena kebanyakan di usia ini anda masih single atau belum menikah sehingga kebutuhan pengeluaran anda paling hanya untuk kebutuhan pribadi anda dan membantu orang tua. Karena itu sangat sayang sekali apabila potensi besar yang bisa anda dapatkan di masa muda ini harus menguap begitu saja bersama kesenangan yang hanya akan menjadi kenangan bagi anda.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Satu kata yang harus dilakukan yakni “INVESTASI”. Ya di masa muda ini merupakan masa yang pas untuk berinvestasi. Saat ini hanya menabung di bank hanya akan membuat anda merugi. Selain karena selalu terpotong biaya admin setiap bulannya juga karena nilai uang yang kita tabungkan akan terus menurun akibat inflasi setiap tahunnya. Untuk itu banyak pakar keuangan yang mulai beralih dari hanya menabung di bank menjadi berinvestasi untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang.

Mengapa investasi di masa muda lebih menguntungkan?

Saya pernah di datangi oleh agen asuransi yang menawarkan jasa asuransi berupa uang pensiun dan uang warisan ketika saya berusia 55 tahun. Ia menawarkan kepada saya bahwa di usia saya yang menginjak 23 tahun saya bisa mendapatkan uang pensiun dan uang warisan masing-masing sebesar 500 juta hanya dengan membayar premi sebesar 750 ribu tiap bulannya. Ia lalu menjelaskan kepada saya bahwa di usia muda untuk mendapatkan nilai asuransi sebesar itu premi yang dibayarkan setiap bulan jauh lebih murah dibandingkan yang berusia tua baru mengikuti asuransi. Ia bahkan membandingkan dengan nilai asuransi yang diikutinya. Ia baru mengikuti ketika berusia 45 tahun. Untuk asuransi pensiun dan warisan senilai 200 juta ia harus membayar premi sebesar 3,5 juta setiap bulannya. Oleh karena itu jauh lebih menguntungkan bila mulai berinvestasi di bidang asuransi semenjak usia muda.

Selain asuransi sebenarnya banyak sekali instrumen investasi yang bisa anda gunakan dengan mudah. Salah satunya dengan reksadana. Penulis juga menggunakan reksadana untuk berinvestasi. Banyak produk investasi reksadana yang bisa anda pilih untuk mulai berinvestasi. Degan reksadana anda bisa ikut berinvestasi saham dengan harga yang terjangkau. Mulai dari 100 ribu hingga jutaan pun ada. Semakin besar dana yang anda investasikan maka semakin besar pula keuntungan yang anda peroleh. Namun satu hal yang harus anda pahami dari berinvestasi. Bahwa berinvestasi tidak menjamin dana anda akan selalu mendapatkan untung namun juga bisa saja merugi. Untuk itu anda perlu menganalisa produk reksadana yang anda pilih. Suatu saat saya akan posting cara memilih produk reksadana yang sehat. Sementara ini anda bisa searching cara memilih produk reksadana yang sehat melalui google.

Apabila anda termasuk orang yang koservatif artinya tidak ingin investasi anda beresiko besar maka anda bisa menggunakan instrumen seperti deposito sebagai sarana investasi anda. Dalam deposito anda bisa menanamkan uang anda dalam jangka waktu tertentu atau yang disebut dengan tenor. Ada pilihan tenor mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan hingga 24 bulan. Masing-masing memiliki suku bunga yang berbeda-beda. Untuk lebih lengkapnya tentang berapa suku bunganya anda bisa bertanya langsung pada bank yang menyediakan program deposito. Namun umumnya 5% – 8% per tahunnya. Maksud dari tenor tersebut adalah anda tidak boleh menarik dana yang anda depositokan dalam waktu tenor tersebut. Misal anda memilih tenor 3 bulan maka selama 3 bulan dana anda tidak bisa dicairkan. Apabila anda nekat menarik dana anda sebelum masa tenor selesai maka anda akan dikenakan sanksi. Keuntungan deposito adalah uang anda dijamin oleh instansi negara yang berwenang sehingga anda tidak akan mengalami kerugian atau kehilangan uang anda. Namun kelemahan instrumen ini adalah bunga yang diberikan relatif lebih kecil dibandingkan dengan instrumen reksadana. Bunga yang diberikan hanya sekitar 5% – 8% sedangkan pada reksadana potensi keuntungan bisa mencapai lebih dari 30% per tahunnya terganting performa produk tersebut.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top