Parenting Info

Hoax Dan Fakta Seputar Fidget Spinner

Beberapa waktu terakhir ini, kita melihat ada salah satu mainan baru yang sedang trend di kalangan anak-anak yang dianggap memiliki banyak sekali manfaat. Ya, mainan yang memiliki bentuk unik seperti shuriken ini di kenal di masyarakat luas dengan nama fidget spinner. Fidget spinner ini pertama kali diciptakan oleh warga berkebangsaan Amerika, Catherine A. Hettinger pada tahu 1996 silam. Dengan mainan unik ini, si pembuat berkeinginan agar anak-anak bisa mengurangi kebiasaan mengigit kuku. Selain itu, belakangan juga sering dibahas bahwa mainan ini dianggap menjadi mainan yang bermanfaat secara psikologis, seperti membantu mengurangi kecemasan seseorang, meningkatkan konsentrasi, dan lainnya. Benarkah demikian? Yuk, intip beberapa kabar hoax dan fakta seputar fidget spinner untuk anak dengan harapan kita memiliki pengetahuan yang cukup tentang mainan ini, terlebih bagi Anda yang memiliki anak kecil dan hendak membelikannya. Simak ulasan singkat mengenai hal tersebut di bawah ini.

Hoax Dan Fakta Seputar Fidget Spinner.2

Sponsor : kezia skin expert

  1. Meningkatkan kepuasan sensoris

Salah satu klaim yang berkembang di masyarakat terkait fidget spinner adalah mainan ini menjadi salah satu mainan yang menarik untuk dimainkan dan bisa meningkatkan kepuasan sensoris. Kepuasan sensoris berhubungan erat dengan anak yang menderita autis. Dengan kemampuan sensoris yang meningkat dengan teratur, gejala autisme yang terjadi akan cenderung lebih bisa diatur dan anak akan lebih mudah untuk melakukan hal-hal seperti apa yang dilakukan oleh anak normal pada umumnya. Namun, benarkah klaim tersebut? Di kalangan ahli, klaim tentang manfaat dari fidget spinner ini terlalu berlebihan. Fidget spinner justru dianggap memeberikan lebih banyak distraksi pada aanak penyandang autis daripada manfaat nyata yang bisa menyembuhkan.

  1. Membantu kreativitas anak

Usia anak sering disebut sebagai usia emas. Dalam hal ini, anak akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam kemampuan motorik maupun lainnya. Anak cenderung akan berusaha mengenali hal-hal yang baru yang sebelumnya tidak ia ketahui. Oleh karena itu, adalah wajar jika anak Anda menanyakan banyak hal yang akan berpengaruh pada pola pikir dan juga perkembangan kreativitasnya. Nah, salah satu klaim yang didengungkan adalah fidget spinner dapat membantu kreativitas anak Anda. Apakah benar demikian? Secara umum, untuk meningkatkan kreativias anak, tentu anak harus mencoba melakukan banyak hal. Namun, dengan fidget spinner, mereka hanya perlu memutarnya untuk memainkannya. Meskipun ada beberapa variasi yang bisa mereka lakukan, namun gerakan mereka terbatas dan hanya terfokus pada fidget spinner saja. Klaim ini bisa dipastikan hoax.

  1. Menahan anak hiperakif

Anak hiperaktif memiliki kepribadian yang berbeda dibandingkan dengan anak normal pada umumnya. Anak yang hiperaktif cenderung akan lebih banyak bergerak dan tidak bisa tenang. Ia akan melakukan banyak hal yang terkadang membuat Anda sebagai orang tua nampak kelelahan untuk mengikutinya. Salah satu manfaat dari fidget spinner yang dipromosikan di masyarakat adalah ia dapat menahan anak hiperaktif untuk tidak melakukan hal-hal yang kemungkinan membahayakan. Klaim ini nampaknya benar. Memberikan fidget spinner untuk anak hiperaktif dapat memberikannya sebuah mainan untuk kesibukan yang baru. Dengan fidget spinner ini, anak hiperaktif akan cenderung fokus untuk memainkannya sehingga Anda akan lebih mudah untuk mengaturnya, terlebih jenis fidget spinner sekarang ini semakin variatif sehingga lebih menyenangkan untuk dimainkan.

  1. Mengurangi stress pada anak

Fidget spinner dianggap sebagai salah satu mainan yang menyenangkan dan bisa mengurangi stress yang dirasakan. Jika fakta ini benar, tentu mainan ini akan cenderung lebih menyenangkan terutama untuk anak Anda yang sudah mulai masuk usia sekolah dan mendapatkan tugas sekolah yang terlampau banyak. Benarkah fidget spinner bisa mengurangi stress? Belum ada penelitian yang ilmiah mengenai hal yang satu ini. Namun, jika dilihat dari cara memainkannya, bisa jadi klaim ini merupakan suatu kebenaran. Saat memainkan fidget spinner, anak Anda akan terpusat pada mainan tersebut. Memainkan mainan ini secara berulang-ulang akan melatih konsentrasi anak Anda. Anak akan lebih fokus pada gerakan fidget spinner dan sejenak melupakan beban tugas yang ia miliki. Namun, tentu saja tetap harus mendampingi anak Anda untuk tidak memainkannya sepanjang waktu.

  1. Menghindarkan kebiasaan buruk anak

Fidget spinner yang dimainkan oleh anak Anda akan memberikan kesibukan yang baru bagi mereka. Anak Anda akan cenderung sibuk untuk memutar fidget spinner dan melakukan gerakan variasi yang akan membuat mereka semakin penasaran untuk memainkannya. Hal ini sebenarnya merupakan sebuah fakta yang menarik dan juga bermanfaat. Dengan kesibukan baru memainkan fidget spinner, anak akan terhindar dari kebiasaan buruk, seperti bermain dengan teman hingga petang, atau lainnya. Selain itu, fidget spinner juga bisa menahan anak Anda untuk tetap di rumah sehingga setidaknya Anda bisa merasa lebih tenang dengan keamanan anak Anda, terlebih di waktu banyaknya kasus penculikan anak yang terjadi.

Fidget spinner memang merupakan mainan baru yang sedang digandrungi oleh anak-anak dewasa ini. Mainan baru ini kini diproduksi dengan beragam variasi untuk menarik anak Anda. Namun, manfaat yang bisa didapatkan dari mainan ini tentu tetap membutuhkan pengawasan dari orang tua agar anak tidak tergantung dan kecanduan untuk selalu memainkan fidget spinner ini.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
3
100%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top