Info Kedokteran

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

Terapi untuk efek samping pengobatan kankerMenurut data yang dilakukan oleh National Cancer Institute, selama ini ada sekitar  1,5 juta orang menderita kanker sehingga memilih terapi adalah jalan menuju kesembuhan. Segala upaya dilakukan demi kesembuhan salah satunya memakai pengobatan kanker sepert kemoterapi, operasi atau radiasi tak jarang bisa berpengaruh pada kondisi tubuh pasien. Tanda paling sering dialami pasien terapi kanker adalah mual, nyeri dna lelah. Oleh sebab itu, tak jarang jika banyak pasien memilih menghindari terapi dengan alasan efek yang dihasilkan sangat membuat tubuh tidak nyaman lagi.

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

Sponsor: produk pemutih wajah

Beberapa Efek Terapi Pengobatan Kanker

  • Timbul rasa mual. Efek kemoterapi paling sering timbul adalah muncul rasa mual dan muntah meski dokter telah memberi obat anti mual. Dari studi penelitian, pasien yang alami kemoterapi umumnya tersugesti keinginna untuk mual sebanyak lima kali bahkan lebih. Makanan juga mempengaruhi keinginan untuk mual sehingga ada yang menyarankan untuk jangan memakan makanan berminyak, asin atau pedas sebelum melakukan terapi kemo.
  • Kelelahan. Rasa lelah bisa saja muncul saan pasien jalani terapi kanker seperti kemoterapi atau radiasi. Banyak pasien yang langsung menjalani pekerjaan setelah melakukan terapi. Padahal, seharusnya pasien total beristirahat dan tidak membebani pikiran dan tubuh dengan pekerjaan berat. Mengatur pola makan dan olahraga juga jadi saran untuk para pasien terapi. Terkadang dokter akan memberi obat anti depresan untuk menurunkan gangguan depresi dan kelelahan.
  • Gangguan pendengaran. Efek samping lain terapi pengobatan kanker yang kerap dialami pasien adalah muncul gangguan pada pendengaran. Biasanya penderita akan melakukan kemoterapi dan diberi obat berbasis platinum yang bisa membuar sel-sel rambut rusak serta membuat fungsi pendengaran jadi kurang responsif. Biasanya pasien bisa alami gangguan pendengaran setelah menjalani kemoterapi akibat dari mengkonsumsi obat-obatan dalam waktu lama. Dan satu-satunya cara supaya gangguan bisa teratasi yakni dengan melakukan implan pada koklea telinga dalam.
  • Rambut rontok. Gangguan lain efek pengobatan kemo atau radiasi pasien kanker paling sering terjadi adalah rontoknya rambut. Berkat efek dari obat yang sangat kuat bisa menghancurkan akar rambut sehingga timbul masalah rontok. Kerontokan bisa terjadi pada area kepala, alis, bulu mata, ketiak dan area lain. Tetapi biasanya setelah 10 bulan diterapi, rambut akan tumbuh kembali.
  • Menurunya gairah seks. Pasien yang jalani terapi kanker biasnaya lebih sering alami gangguan pada bagian kandung kemih, prostat atau usus besar. Pengobatan terapi bisa mempengaruhi sel saraf, hormon atau pembulu darah termasuk hormon pengontrol seksual. Pasien yang merasakan sakit, lelah, atau depresi bisa sangat sulit melakukan hubungan seksial karena terganggunya fungsi hormon.
  • Diare hingga kuku dan kulit kering. Mengkonsumsi obat-obatan kemoterapi banyak berpengaruh pada organ pencernaan misal terjadinya diare. Jadi sangat disarankan untuk memilih makanan yang mudah dicerna misal pisang atau bubur. Supaya diare tidak makin parang, pasien diminta menghindari makanan berserat tinggi. Gejala depresi dan gelisah juga menjadi masalah pemicu diare pada pasien. Efek lainnya yakni pasien terapi kanker mengalami perubahan pada kuku dan kulit. Kulit bisa menjadi gatal, kering atau merah. Kuku pun bisa berubah jadi gelap, kekuningan atau pecah-pecah sehingga pemakaian sarung tangan selama terapi penting dilakukan.

Macam pengobatan alternatif kanker untuk meringankan efek samping kemoterapi

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

1. Yoga

Olahraga Yoga bisa bantu meringankan efek dari terapi kemo atau pengobatan kanker lainnya. Yoga sanggup melatih pernapasan dan kelenturan tubuh sehingga para pasien yang mengalami kelelahan dan nyeri bisa lebih nyaman serta rileks. Yoga yang dilakukan secara rutin selama pengobatan sangat efektif meringankan efek terapi dan efek samping obat-obatan kanker.

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

2. Akupunktur

Akupuntur sudah lama dikenal masyarakat dan kini sudah bisa dipakai untuk meringatan pengobatan terapi pasien kanker. Akupuntur bisa meringankan gangguan yang sering terjadi selama terapi seperti mual, muntah, lelah hingga depresi. Akupuntur juga terbukti meningkatkan nafsu makan dan menjaga berat badan pasien. Untuk bisa melakukan terapi ini tentu harus memilih pakar yang sudah memiliki lisensi.

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

3. Akupresur

Mirip dengan metode akupuntur, akupresur tidak membutuhkan jarum layaknya akupuntur. Namun hasilnya sama efektif dengan akupuntur yakni bisa mengurangi efek samping kemoterapi atau terapi radiasi. Hasil ini telah dibuktikan oleh 100 pasien kanker yang melakukan akupresur dan hasilnya bisa membantu ringankan gejala mual.

Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

4. Pijat

Pijatan bisa jadi pilihan alternatif untuk meringankan gejala selama terapi kanker. Pijat akan membuat tubuh lebih rileks, nyaman dan mengurangi efek obat-obatan. Metode juga diklaim cukup aman untuk pasien kanker stadium lanjut. Namun untuk bisa melakukan terapi pijat tentu terapis harus mahir dan tidak sembarang memijat bagian tubuh. Atau pasien juga bisa mencoba memijat sendiri bagian tubuh yang kaku dengan perlahan.

    Hebat! Selama Ini Ada Terapi Yang Bisa Meringankan Efek Samping Pengobatan Kanker

5. Aromaterapi

Cara yang terakhir sangat efektif mengurangi efek terapi kanker adalah mencium wewangia aromaterapi. Aromaterapi bisa membantu syaraf lebih rileks dan nyaman. Gunakan aroma esensial dari pepermint atau eucalyptus, bisa juga gunakan aroma yang lebih kuat dan menenangkan. Aromaterapi bisa diusap ke beberapa bagian tubuh seperti tangan atau leher.

Sekian lima terapi alternatif yang bisa membantu meringankan efek samping pengobatan kanker. Semoga dengan terapi ini, pasien kanker bisa sembuh dan kembali memulai aktifitasnya.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top