Parenting Info

Dampak Buruk Memanjakan Anak

Bagi orang tua, memberikan segala kebutuhan dan apa yang diinginkan anak bisa menjadi satu hal yang sangat membahagiakan dan membanggakan. Namun, terkadang perasaan sayang yang terlalu tinggi malah justru akan kebablasan dan membuat orang tua terlalu memanjakan anak. Perasaan sayang yang tinggi bukan berarti harus memanjakan dengan cara menuruti berbagai hal yang diminta oleh anak. Dengan memperlakukan anak dengan istimewa dan terus memanjakan anak malah akan memberikan dampak buruk memanjakan anak yang akan menganggu untuk perkembangan anak hingga ia dewasa nantinya.

Dampak Buruk Memanjakan Anak

Sponsored by: dr rochelle skin expert

Menurut psikolog anak pun, perilaku orang tua yang terlalu memanjakan anak akan memberikan dampak buruk seperti anak yang tidak bisa memecahkan masalah sendiri hingga anak yang tidak bisa menjadi pribadi yang mandiri. Dia tidak bisa untuk berusaha menjadi pribadi yang berubah dan menjadi lebih baik lagi karena ia selalu bisa mendapatkan apa yang ia mau tanpa harus berusaha terlebih dahulu. Bahkan tidak hanya itu aja, Anda juga akan mendapatkan berbagai dampak buruk yang bisa sangat merugikan dengan terus memanjakan anak seperti berikut ini.

Anak Tidak Mandiri

Hal yang paling terasa jika orang tua terlalu memanjakan anak adalah anak menjadi pribadi yang tidak bisa untuk hidup mandiri. Anak terlalu terbiasa dengan berbagai hal yang bisa ia terima dengan sangat praktis sehingga ia tidak mau untuk sekedar berusaha dalam mendapatkan apa yang ia inginkan. Dia akan terus merasa jika apapun yang ia inginkan bisa dia dapatkan dengan mudah sehingga dia tidak perlu untuk berusaha dalam mendapatkannya. Hal ini jika dibiarkan begitu saja, tentu akan menyebabkan masalah yang pasti akan menjadi hal yang merugikan ketika ia beranjak dewasa nantinya.

Terlalu Bergantung Dengan Orangtua

Segala sesuatu yang anak impikan dan juga butuhkan selalu Anda berikan tanpa dia harus berusaha terlebih dahulu. Hal ini akan membuat diri anak terus bergantung pada orang tua untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Dampak yang paling sulit ketika ia terus bergantung kepada orang tua adalah dia tidak bisa mencukupi kebutuhannya sendiri jika dia sudah dewasa. Bahkan, sikap terlalu bergantung ini akan terbawa sampai ke pergaulan dia dengan teman-temannya. Apapun masalah yang dia hadapi, dia akan terus mengandalkan orang tua sebagai pemecah masalah yang ada pada dirinya.

Sulit Beradaptasi dengan Lingkungan

Saat orang tua terlalu memanjakan anak dia akan merasa jika dirinya memiliki berbagai hal yang ia inginkan dan butuhkan. Ketika segala kebutuhannya terpenuhi, dia tidak akan merasa membutuhkan apapun lagi bahkan teman. Dia merasa jika tanpa beradaptasi dengan lingkungan pun dia bisa mendapatkan segala kebutuhannya.

Pribadi yang Mementingkan Diri Sendiri

Anak merasa jika ia bisa mendapatkan segala hal yang dia butuhkan dengan hidup sendiri. Oleh karena itu, dia tidak akan merasa peduli akan lingkungan sekitar, teman atau bahkan saudaranya sendiri karena ia merasa memiliki apapun yang ia butuhkan. Yang ada pada pikiran anak adalah obsesi dan juga keinginannya sehingga ia tidak akan memikirkan akan berbagai hal yang menjadi masalah ataupun kebutuhan orang lain.

Kekanak-kanakan

Terlalu memanjakan anak hingga ia berusia dewasa akan membuat dirinya teru berikap dan berpola piker seperti anak-anak. Saat usia anak masih berusia dini, jika terus mendapatkan perilaku yang memanjakan akan membuat anak tidak bisa berpikir dan berkembang. Dengan terus menerus memberikan apapun yang ia inginkan akan membuatnya terus berpikiran layaknya saat dia masih kanak-kanak.

Memiliki Sifat yang Pemarah

Terbiasa dengan mendapatkan apapun yang ia inginkan dan ia butuhkan akan membuatnya terus berpikir bisa mendapatkan apapun yang ia harapkan. Ketika satu kali saja dia tidak bisa mendapatkan apa yang dia harapkan, malah justru akan membuatnya menjadi marah. Begitu juga ketika ia terus mendapatkan penolakan akan apapun yang ia inginkan. Bukan hanya ketika dia mendapatkan penolakan dari orang tuanya saja, tetapi dia juga akan menjadi seorang pemarah ketika mendapatkan penolakan dari teman ataupun lingkungannya.

Tidak Bisa Bertanggung Jawab

Anak yang terbiasa dengan perilaku manja dari orang tuanya akan terus merasa jika dia tidak perlu berusaha akan hal yang ia inginkan. Apapun yang ia dapatkan pun juga akan menjadi hal yang tidak terlalu bernilai untuk dirinya sehingga ia tidak akan merasa bertanggung jawab dengan apa yang dia miliki. Bukan hanya barang yang ia miliki, tetapi rasa bertanggung jawab ini bahkan juga akan dirasakan dari sikap atau perilaku akan dirinya. Anak yang selalu mendapatkan perilaku istimewa dari orangtuanya saat dirumah akan menjadi anak dengan karakter ‘seenaknya sendiri’ tanpa harus ada perasaan bertanggung jawab akan hal tersebut.

Tidak Bisa Memecahkan Masalah Sendiri

Masalah  yang ia hadapi menjadi satu hal yang akan sangat sulit untuk dia pecahkan sendiri. Meskipun sekecil apapun masalah tersebut, dia akan terus merasa kesulitan untuk memecahkannya. Anak yang terlalu seirng mendapatkan perilaku manja akan menjadi seseorang yang tidak bisa memecahkan masalah yang ia hadapi. Tentu saja, hal ini bisa menjadi hal yang sangat membahayakan saat ia berusia dewasa nantinya.

Dengan berbagai dampak buruk tersebut, tentu saat ini anda harus segera mengurangi perilaku terlalu memanjakan anak sejak dini. Memberikan apa yang anak butuhkan memang sangat baik, namun lebih baik jika orang tua juga melatih anak untuk berusaha dalam mendapatkan apa yang ia inginkan. Menabung ataupun melakukan beberapa hal lain terlebih dahulu untuk mendapatkan yang dia harapkan. Tentu saja, hal ini akan membuat anak bisa berkembang dengan lebih baik lagi.

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top