Motivation

Cara Sukses Lulus Interview Kerja

Cara Sukses Lulus Interview Kerja

Saat pertama kali melamar pekerjaan, interview adalah rangkaian perekraan yang akan Anda lewati. Jika Anda diterima dan lulus pada tahap interview kerja, itu berarti kemampuan Anda sudah tidak diragukan lagi. Interview kerja terkadang dilakukan di awal atau akhir tahapan perekrutan kerja. Jika Anda kebetulan sedang atau akan melangkah ke tahap interview akhir, ada baiknya mempersiapkan mental dan materi agar lulus dan diterima. Dan cara sukses lulus interview kerja setiap orang pasti akan berbeda teknik dan hasilnya. Maka dari itu ada tips yang harus dilakukan agar wawancara berjalan lancar.

Sponsor: pemutih wajah

Wawancara atau interview adalah tahap yang paling menentukan sekaligus langkah paling menegangkan. Manager akan melihat sejauh mana Anda memiliki kemampuan yang pantas untuk dipertahankan sebagai calon pegawai baru. Banyak orang yang belum memiliki kesempatan atau gagal setelah menjalankan tes wawancara, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melamar pekerjaan. Berikut cara agar tew wawancara Anda diterima dengan baik oleh manager perusahaan.

1. Perhatikan penampilan

Penampilah adalah langkah pertama yang akan membuat orang lain tertarik atau tidak. Jika Anda berpenampilan tidak rapi dan tidak sesuai kondisi maka manager perusahaan bisa jadi akan mengurungkan niat untuk meluluskan Anda. Ada baiknya memakai pakaian formal dan rapi lengkap dengan sepatu hitam. Utamakan juga pakaian yang lebih rapi untuk poin awal sebelum Anda benar-benar menghadapi pewawancara.

2. Utamakan sopan santun

Bagi seorang pegawai, sikap sopan adalah cerminan baik. Dengan begitu mereka akan memahami etika bekerja yang sehat. Baik saat bertemu dengan atasan, bawahan, atau kolega. Biasakan untuk mengetuk pintu dan menguncap salam. Setelah dipersilahkan masuk, mulaiah dengan berjabat tangan. Jabat tangan adalah tanda bahwa Anda welcome dengan orang yang baru pertama kali bertemu. Langkah tersebut sekaligus mencairkan suasana tegang yang mungkin akan muncul selama proses wawancara.

3. Bahasa tubuh

Selama waancara lakukan kontak mata. Jangan pernah lakukan tatapan kosong atau melamun. Hal tersebut akan memberi penilaian bahwa Anda adalah pendengar sekaligus orang yang bisa dipercaya. Kontak mata yang baik juga menandakan bahwa Anda merupakan orang yang serius dan cocok memegang pekerjaan di bagian tertentu perusahaan. Jangan lupa tambahkan senyuman selama proses wawancara dimulai. selain mampu mencairkan suasana, senyum yang tulus juga menandakan bahwa Anda adalah calon pekerja yang humoris dan bersahaja.

4. Jawab dengan pasti

Jawablah pertanyaan atau tes wawancara dengan jelas, tegas dan realistis. Jangan berikan jawaban yang bertele-tele, tetapi jawaban yang focus. Usahakan menjawab setiap jawaban sampai akhir, baru melanjutkan jawaban selanjutnya, jika Anda mendapatkan pertanyaan lebih dari satu soal dalam sekali pertanyaan.

5. Jaga emosi

Saat interview dimulai, pewawancara mungkin akan memberikan pertanyaan tentang tempat kerja Anda sebelumnya. Usahakan memberikan jawaban yang tidak menjelekan perusahaan tempat Anda sebelumnya bekerja. Jika Anda mengatahan hal negatif, maka akan dinilai sebagai orang yang tidak bisa menyembunyikan rahasia. Jawablah dengan cara diplomatis dan sopan.

6. Alasan lainnya

Saat wawancara dimulai, jangan pernah berkata yang tidak sesuai dengan kenyataan, jangan mencoba memalingkan wajah saat menjawab pertanyaan, gunakan bahasa formal yang santai, hindari menggaruk kepala atau leher sebab hal tersebut akan dinilai bahwa Anda adalah orang yang gugup, hindari menyilangkan tangan ke dada atau menggoyang-goyangkan kaki.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top