Gaya Hidup

Cara Menghadapi Orang Bossy

Cara Menghadapi Orang BossyDalam bersosialisasi, bertemu dan bergaul dengan banyak orang, pasti kita akan bertemu dengan berbagai karakter manusia. Dengan banyaknya ragam karakter ini memungkinkan kita untuk bisa menghadapi tiap-tiap pribadi yang berbeda, baik itu laki-laki maupun perempuan. Salah satu jenis karakter orang, ada yang suka memerintah dan menyuruh orang lain, selayaknya dia adalah seorang bos atau pimpinan. Karakter ini yang kemudian seringkali disebut dengan istilah bossy. Cara menghadapi orang bossy tidak perlu sampai dimasukkan hati, apalagi mempunyai rasa sebal berlebihan, karena justru akan cukup merugikan diri sendiri. Mungkin wajar apabila terkadang kita memiliki rasa dongkol kepada orang tersebut, tapi tidak untuk diendapkan selamanya dalam hati. Kita tidak bisa sepenuhnya membiarkan tapi juga tidak bisa mengubah karakter orang tersebut dengan cepat. Untuk itu, jika kita berinteraksi dengan bossy bisa menyikapinya dengan beberapa hal, sebagai berikut:

sponsor: produk pemutih wajah.

  1. Tidak dimasukkan dalam hati

Orang bossy tidak perlu ditanggapi dengan serius, apalagi dimasukkan dalam hati. Kita harus bisa lebih bersikap santai, tidak perlu terbebani dengan menghadapi orang bossy tersebut. Kita juga tidak perlu kecewa menghadapi orang yang sok perintah seperti ini. Ketika berinteraksi, cukup dengarkan orang bossy tersebut, masuk telinga kanan keluar telinga kiri dan sebaliknya. Cukup bebaskan dan lepaskan perasaan ketika mendengarkan omongan-omongannya. Karakter bossy tersebut mungkin sudah menjadi karakter yang akan sangat sulit untuk diubah.

  1. Tidak perlu banyak bicara, kecuali memang perlu

Dari pada harus berinteraksi namun membawa perasaan jengkel, ada baiknya jika lebih membatasi pergaulan dengan orang yang berkarakter bossy tersebut. Lakukan komunikasi dengan orang tersebut hanya jika ada keperluan, agar kita tidak terbawa perasaan alias baper.  Intinya, jangan memberikan peluang kepada orang bossy saat berbicara, melainkan hanya berbicara hal-hal penting saja. Lebih baik diam tanpa masalah perasaan hati.

  1. Melakukan protes dengan cara yang baik

Selain membiarkan perasaan dan membatasi interaksi dengan berbicara, kita juga bisa memberikan pelajaran baik kepada orang bossy tersebut, tentunya dengan menggunakan cara-cara yang baik. Kita bisa memberikan protes atas sikapnya yang bossy dengan memberitahu dan mengingatkan sikapnya tersebut. Berikan penjelasan dari hati ke hati dengan salah satu alasan sebagai bentuk perhatian, dengan begitu orang tersebut akan lebih mudah menerima apa yang kita sampaikan.

  1. Terkadang memberikan pengakuan

Orang yang suka memerintah orang lain biasanya menumpahkan dan melampiaskan diri untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain di sekitarnya. Jika kita seringkali berinteraksi dengan orang tersebut, maka sesekali kita bisa memberikan pujian terhadapnya. Pujian yang diberikan tidak perlu berlebihan karena justru akan membuat orang tersebut ngelunjak, yang justru akan memperburuk karakter orang bossy tersebut menjadi besar kepala. Oleh karena itu, berikan pujian serta kritik yang bisa membangun.

Orang bossy tidak perlu dihindari, tapi perlu dirangkul agar menjadi pribadi lebih baik kepada sesamanya.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
100%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top