Manfaat Tanaman

Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana Yang Lebih Ampuh Melawan Kanker?

Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana Yang Lebih Ampuh Melawan Kanker?

Jika ditanya lebih ampuh mana khasiat bawang putih dengan bawang merah untuk melawan penyakit kanker? Sudah banyak studi menyebut bahwa ada sejumlah manfaat dari tanaman ampuh melawan kanker berbahaya. Dan tanaman herbal tersebut bisa kita temui di dapur yakni bawang merah dan juga bawang putih. Kedua tanaman tersebut memang dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bagus sebagai penangkal kanker. Tetapi dari kedua jenis bawang ini, manakah yang paling tinggi kandungan zat antioksidannya? Berikut kupasan lebih jelasnya tentang manfaat bawang merah dan bawang putih dalam menghalau risiko penyakit kanker.

Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana Yang Lebih Ampuh Melawan Kanker?

Sponsor: cream perawatan wajah

Penelitian tentang manfaat bawang untuk lawan kanker

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublis oleh Food Reseach International, disebut bahwa ekstrak bawang berwarna merah bisa melawan sel kanker berbahaya hingga 3-4 kali dibangding ektrak bawang yang berwarna pucat. Berdasarkan hasil dari penelitian itu, para ilmuat yang mengamati memberikan hasil spesifik pada bawang yang ditanaman di daerah Ontario. Bawang yang ditanam di wilayah tersebut mampu menghasilkan bawang yang mengandung zat flavanoid quercetin tertinggi. Dan senyawa antioksidan jenis inilah yang menjadi senyawa paling ampuh dalam membunuh sel kanker.

Menurut laporan dari penelitian tersebut, disebut ada lima spesies bawang yang telah diambil sempel berupa ektrak. Ektrak bawang lalu diberikan langsung ke sel kanker kolorektal untuk diuji. Hasilnya menyebut bawah kelima jenis bawang itu ampuh membunuh sel kanker. Akan tetapi dari lima spesies bawang yang diuji, ektrak yang paling banyak membunuh sel kanker adalah dari jenis bawang yang berwarna merah.

Dari studi tersebut para ilmuan pun menyimpulkan bahwa jenis bawang berwarna merah bukan hanya memiliki zat quercetin lebih banyak dibanding bawang berwarna pucat tetapi juga kaya anthocyanin. Zat anthocyanin sendiri merupakan sebuah senyawa pigmen yang memberi warna kuat pada tanaman salah satunya bawang berwarna merah dan memperkuat efek dari manfaat quercetin. Lantas bagaimana dengan bawang putih?

Bagaimana bawang putih dapat melawan kanker?

Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana Yang Lebih Ampuh Melawan Kanker?

Sama dengan wabang berwarna merah, bawang putih juga masih satu kerabat dengan bawang dan daun bawang. Bawang putih sering dimanfaatkan siungnya untuk bumbu, ramuan dan minyaknya untuk herbal. Ada juga yang mengklaim bahwa suplemen bawang putih dapat mencegah serta mengobati kanker. Benarkah demikian?

Berkaitan dengan penyakin kanker, sebuah jurna bernama American Cancer Association menuliskan bahwa bawang putih tidak memberikan efek samping ketika dikonsumsi untuk mengatasi kanker. Di dalam bawang putih terdapat zat bernama Diallyl Sulfide (DAS), DADS dan diallyl trisulfide (DATS). Ketiga senyawa ini diyakini mampu melindungi sel tubuh dari pengaruh berbahaya atau zat asing yang bersifat karsinogen.

Sampai saat ini bawang putih masih menjadi objek penelitan terkait kemampuannya mengulangi risiko kanker. Mengkonsumsinya saja sebenarnya belum cukup bukti untuk mencegah sel kanker. Meskipun mengkonsumsinya dalam menu harian adalah hal baik karena manfaat lainnya yang baik untuk tubuh. Menurut hasil dari banyak penelitian menyebut bahwa bawang putih berdampak besar bagi penurunan risiko kanker prostat, kanker perut, kanker mulut, kolorektal, hingga kanker ginjal.

Ada penelitian lain yang menyebut bahwa mengkonsumsi bawang putih dalam jumlah tinggi bisa turunkan risiko kanker kolorektal hingga 30%. Sayangnya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut tentang manfaat bawang putih dalam menangani masalah kanker. Sementara itu untuk mengkonsumsi bawang putih agar dapat memaksimalkan manfaatnya dalam melawan risiko kanker adalah dengan memakannya secara mentah. Sedangkan mengkonsumsi bawang putih dalam kondisi masak dapat menghancurkan enzim tertentu yang ada kaitannya dengan mencegah timbulnya sel kanker dalam tubuh.

Keistimewaan bawang merah dalam menghancurkan sel kanker

Bawang Merah Vs Bawang Putih, Mana Yang Lebih Ampuh Melawan Kanker?

Setelah dijelaskan bahwa varietas bawang yang berwarna merah memang lebih efektif dalam mencegah dan mengobati sel kanker dibanding bawang berwarna pucat. Hal ini dibuktikan dari banyak senyawa aktif yang juga berperan dalam menghalau sel kanker. Berkat sifat antioksidan yang tinggi, bawang merah lebih efektif jika dikonsumsi dalam kondisi mentah. Berikut sejumlah senyawa bawang merah ampuh lawan sel kanker.

  • Allyl Disulphide. US National Cancer Institute menyebut bahwa senyawa Ally Disulphide sangat ampuh mengurangi kerusakan jaringan sel akibat paparan radikal bebas yang berisiko sebabkan kanker turunan. Disebutkan juga bahwa bawang merah bisa menjadi obat yang efektif melawan sel kanker apda hati, lambung dan kolorektal.
  • Quercetin. Jurnal Food Research International menulis bahwa bawang merah kaya akan kadar quercetinnya. Zat ini adalah antioksidan flavanoid atau jenis polifenol sangat baik untuk kesehatan tubuh. Mengkonsumsi 1,5 ons bawang merah mentah kaya querstin akan melindungi tubuh dari paparan sel kanker dan agen antioksidan menghambat pertumbuhan sel kanker pada payudara, usus besar, prostat, ovarium dan paru-paru.
  • Anthocyanin. Sayuran yang kaya warna ternyata memiliki peran penting dalam melawan radikal bebas penyebab kanker salahs atunya bawang berwarna merah ini. Bawang merah diketahui memiliki pigmen yang menghasilkan zat anthocyanin yang bermanfaat melawan jaringan kanker terutama yang berwana lebih pekat.
  • Flavanoid. Bawang merah mentah ampuh jika dikonsumsi dalam kondisi mentah karena kandungan flavonoidnya masih utuh. Zat inilah yang secara aktif mendorong sel berbahaya termasuk kanker keluar dari dalam tubuh. Manfaat flavonoid ampuh mencegah risiko kanker payudara.
  • Kandungan lain. Selain senyawa alami diatas, ternyata yang tak kalah menariknya dari kandungan bawang merah adalah zat lain seperti Onionin A bertugas menghambat tumbuhnya pra-tumor myeloid dan pengobatan kanker ovarium. Zat Organosulphur dan Allysin adalah senyawa sulfur untuk atasi kanker prostat dan lambung. Vitamin C pelawan radikal bebas pemicu kanker, dan mineral selenium efektif menurunkan risiko kanker sekaligus agen detok tubuh.

Demikian hal yang bisa kita ketahui seputar mana yang lebih efektif dalam melawan sel kanker. Baik bawang merah maupun bawang putih, keduanya mengandung bahan alami yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top
$(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });