Parenting Info

Alasan Anak Tak Boleh Dikurung Di Rumah

Rasa jengkel yang muncul saat mengasuh dan membimbing anak tentu merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Perbedaan pola pikir orang tua dengan anak serta rentang usia yang jauh terkadang menjadi kendala munculnya perbedaan pemikiran dan juga perilaku dari anak dan orang tua. Ada kalanya anak tidak mau menuruti perintah dan nasihat dari orang tua, seperti ketika orang tua menyuruhnya untuk tidak bermain terlalu jauh, dan lain sebagainya. Namun, sebagai orang tua, tentu Anda tetap harus bersabar karena anak-anak ada pada proses perkembangan dan usaha mengenal dunia baru. Sering kita melihat bahwa ada beberapa orang yang mengurung anaknya di rumah karena alasan disiplin dan sebab dari kekecewaan yang ia rasakan. Hal ini sering dianggap sebagai solusi terbaik. Namun, sebenarnya ini adalah suatu tindakan yang buruk dan Bunda tidak boleh melakukannya. Berikut kita akan membahas tentang beberapa alasan anak tak boleh dikurung di rumah meskipun anak Bunda tampak ngeyel dan Bunda beralasan ini adalah cara untuk melatihnya disiplin.

Alasan Anak Tak Boleh Dikurung Di Rumah.2

Sponsor : kezia skin expert

  1. Memunculkan sikap berontak

Telah disinggung sebelumnya bahwa salah satu alasan kenapa orang tua mengurung anaknya di dalam rumah adalah karena alasan kedisiplinan. Alasan ini biasanya muncul karena anak terlalu lama bermain di luar sehingga sulit untuk dikontrol. Kita tentu tahu bahwa dewasa ini kasus penculikan anak cukup meresahkan dan membuat Bunda menjadi khawatir. Namun sayangnya, mengurung anak bukanlah sebuah solusi. Hal ini karena anak yang dikurung di rumah karena alasan disiplin justru akan menimbulkan sikap berontak yang lebih besar. Anak yang merasa dikekang akan mencari jalan untuk melepaskan kekangannya. Bisa saja, saat Bunda mengurung anak Bunda di dalam rumah ia lantas mencari jalan keluar dan kabur dari rumah.

  1. Menimbulkan trauma pada anak

Meskipun mungkin alasan Bunda mengurung anak di rumah adalah untuk kebaikan, niat ini tidak selamanya bisa di mengerti oleh anak-anak. Anak biasanya akan memiliki sifat yang lebih sensitive dan mudah terkena perasaannya. Nah, salah satu hal yang dikhawatirkan saat Bunda mengurung anak Bunda di rumah hanya karena terlalu lama bermain adalah ia akan trauma atas perlakuan bunda. Perlakuan Bunda yang melarang bermain hingga mengurungnya tentu akan menjadi salah satu tindakan yang menyeramkan bagi anak bunda. Ia bisa saja akan berpikir bahwa Bunda adalah seorang yang jahat. Efek dari trauma yang timbul adalah anak akan menjadi takut dan pesimis. Di sisi yang lain, ia tentu juga akan lebih tidak patuh pada Bunda di masa yang akan datang.

  1. Anak menjadi lebih pesimis

Jika Bunda memiliki anak yang cenderung pemalu dan malah mengurungnya, maka ia akan tumbuh menjadi seorang anak yang pesimis. Perlu kita ketahui bersama bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Tentu saja wajar jika anak bermain bersama teman di sekitar rumah beberapa jam setiap hari. Bermain di luar rumah bagi anak yang pemalu tentu akan memberikan banyak manfaat agar ia tidak lagi berkutat pada dirinya sendiri. Namun, tentu Bunda tetap harus memberikan pengawasan. Yang jadi masalah adalah Bunda lebih memilih mengurung anak di rumah daripada membiarkannya bermain. Jika hal ini terjadi, tentu sifat pemalu dari anak Bunda tidak akan hilang hingga ia beranjak dewasa. Ia akan menjadi anak yang tumbuh dengan sifat pesimis dan tentu akan ketakutan untuk menerima dunia luar yang tidak biasa ia jumpai.

  1. Tidak mengenal dunia luar

Alasan lain yang membuat Bunda sebaiknya tidak mengurung anak Bunda karena beragam alasan adalah karena hal tersebut dapat menghalangi anak Bunda untuk mengenal dunia luar. Ya, sebagaimana sudah dibahas sebelumnya bahwa salah satu manfaat dari anak yang mau bermain di luar dengan pengawasan orang tua, adalah kemampuan ia mengenal dunia luar dengan lebih baik. Anak yang bermain di luar tentu saja akan mengenal banyak hal, seperti teman yang baru, mainan baru, dan lain sebagainya. Bermain di luar bagi anak juga dapat menjadi salah satu menu yang menyehatkan. Mereka akan senantiasa bergerak dan aktif sehingga kesehatan tubuh secara tidak langsung akan lebih terjaga dan tubuh akan menjadi lebih tegak.

  1. Susah beradaptasi dengan dunia luar

Salah satu dampak yang cukup berbahaya jika Bunda mengurung anak Bunda di dalam rumah karena alasan disiplin adalah menurunnya kemampuan untuk beradaptasi. Kemampuan anak beradaptasi dengan lingkungan adalah salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena hal ini akan menentukan bagaimana anak nanti akan bergaul. Jika Bunda hanya membatasi lingkungan anak hanya di dalam rumah saja maka anak hanya akan akrab dengan lingkungan rumahnya. Jika anak ditempatkan di posisi yang berbeda, maka ia akan kesusahan untuk beradaptasi dan pergaulannya akan menjadi buruk daripada sebelumnya. Nah, perhatikan dampak ini sehingga Bunda bisa berpikir ulang untuk mengurung anak bunda.

Dari beberapa paparan di atas kita tentu dapat melihat bahwa ada beberapa alasan yang sebaiknya Bunda perhatikan untuk tidak mengurung anak Bunda di dalam rumah. Jika mereka terlalu lama bermain, maka nasihatilah dengan baik. Jadilah orang tua yang bisa mengerti kemauan anak dan mengarahkannya dengan kreatif.

6
20%
like
8
27%
love
13
44%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
2
6%
angry

Comments

comments

To Top
$(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });