Gosip

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

Akhir-akhir ini banyak kabar ataupun mitos yang beredar ditengah masyarakat yang sering membuat bingung dan sempat menimbulkan kegaduhan. Kabar tersebut mengatakan ada beberaoa jenis makanan dan minuman yang jika dikonsumsi bukannya mendapatkan nutrisi akan tetapi malah menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. akan tetapi kabar tersebut tidak selamanya benar, bahkan kabar tersebut berujung pada pembohongan publik semata. Setelah diadakan penelitian ahli sains buktikan mitos makanan dan minuman yang dianggap salah, apa sajakah?

Sponsor: cream pemutih wajah

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

  • Talenan Kayu Dapat Mengumpulkan Bakteri

Mitos yang pertama adalah talenan atau landasan yang biasa digunakan sebagai alas ketika mengiris daging ataupun sayuran. menurut kabar yang beredar talenan yang berbahan dasar kayu sangat tidak higienis dan dapat menjadi tempat berarangnya kuman dan bakteri jika dibandingkan dengan talenan yang berbahan dasar plastik atau atom. Hal ini sangatlah tidak benar, Talenan kayu dapat tetap aman digunakan jika setelah digunakan dicuci dengan bersih dan menggunakan sabun.

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

  • Air Garam Mendidih Lebih Cepat

Ketika sedang memasak sayuran yang berkuah pastinya membutuhkan garam sebagai bumbu utamanya. Air yang telah bercampur dengan garam dipercaya dapat mendidih lebih cepat serta menghemat waktu memasak Anda jika dibandingkan dengan merebus air biasa. Hal ini sangatlah tidak benar, menurut sebuah penelitian air yang telah dicampur garam walaupun dengan kadar yang sangat tinggi tidak akan mempengaruhi titik didih air.

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

  • Telur Akan Meningkatkan Kadar Kolesterol

Tidak dipungkiri lagi jika telur merupakan salah satu jenis makanan yang rasanya sangat lezat. Namun demikian mengkonsumsi telur dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh Anda. pernyataan ini tidak sepenuhnya benar, karena kolesterol disebabkan oleh lemak tak jenuh yang menumpuk dan di dalam telur tidak ditemukan kadar lemak tak jenuh di dalamnya. Bahkan mengkonsumsi telur dapat menyehatkan mata Anda karena mengandung antioksidan yang unik.

Telur  mengandung sejumlah nutrisi penting seperti protein, vitamin B kompleks, zat besi, mineral, antioksidan, dan lemak baik. Telur ukuran besar memiliki kalori sebanyak 70-80, dan mampu mencukupi 10% kebutuhan protein harian. Menurut American Heart Association mengkonsumsi sebutir telur dalam sehari dan dalam batas wajar masih baik untuk kesehatan. Sebutir telur ukuran besar dapat mengandung sekitar 213 miligram kolesterol pada kuning telur nya. Dan sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan lain yang tinggi kolesterol jika sudah mengkonsumsi telur.

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

  • Alat Masak Alumunium Menghasilkan Racun Penyebab Alzheimer

Alzheimer merupakan senyawa kimia yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan tubuh. Banyaknya kadar Alzheimer di dalam tubuh salah satunya disebabkan oleh makanan yang dimasak menggunakan peralatan alumunium. Kepercayan tersebut sangatlah tidak mungkin, karena penyebab Alzheimer bukanlah hanya semata karena bahan aluminium pada piranti masak. Segala jenis makanan yang dimasak baik menggunakan alumunium ataupun bukan akan tetap diproses di dalam ginjal. Sementara racun yang masuk ke dalam tubuh yang menyebabkan alzheimer bukan disebabkan karena alumunium pada panci untuk memasak akan tetapi disebabkan karena zat yang terkandung pada bahan makanan lainnya.

Memang ada yang menyebut bahwa menyerap lebih dari 1000 mg aluminium setiap hari kemungkinan dapat merusak otak. Menurut Maria Carrillo, PhD, direktur bidang medical and scientific relations di Alzheimer’s Association menyebut jika membatasi memasak dengan aluminium atau memilih minuman kaleng dengan aluminium foil hanya sekitar 9 gr. Jadi aluminum secara ilmiah aman untuk tubuh namun agar lebih aman diusahakan pilih piranti memasak atau lainnya dengan bahan besi.

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

  • Minuman Berenergi Tidak Benar-Benar Menambah Energi

Banyak orang yang beranggapan ketika mengkonsumsi minuman berenergi akan membuat tenaga menjadi lebih kuat dan berenergi karena kandungannya ersebut. Akan tetapi pernyataan tersebut tidak selamanya benar, zat yang dapat menghasilkan energi pada tubuh adalah gula. Akan tetapi gula hanya memberikan energi dalam waktu yang cukup singkat. Minuman berenergi justru dapat mengakibatkan insomnia dan kegemukan pada Anda. Kandungan utama minuman berenergi adalah Taurin yang merupakan asam amino bukan esensial. Kandungan taurin pada minuman berenergi biasanya sekitar 800-1000 miligram. Menurut BPOM, taurin memiliki mekanisme kerja yang bisa menghambat neurotransmiter yang membuat lebih rileks.

Menurut hipotesis yang diyakini Neil Harrison yaitu profesor farmakologi dari Weill Cornel Medical College, New York menyebut bahwa taurin cenderung bersifat sedatif yang berefek menenangkan ketimbang bersifat stimulan atau memacu energi. Saat dilakukan percobaan pada tikus, maka senyawa akan bereaksi pada jaringan otak tikus dan menghasilkan neurotransmiter gamma-aminobutyric acid (GABA) atau senyawa kimia yang mampu memperlambat kerja otak.

Ahli Sains Buktikan Mitos Makanan Dan Minuman Ini Salah

  • Wortel Sangat Bagus Dikonsumsi Jika Dimakan Mentah

Benarkah demikian jika mengkonsumsi wortel dimakan mentah memang baik? Sejatinya, wortel memang merupakan salah satu jenis sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak pula yang sependapat jika wortel mampu menyehatkan tubuh terutama mata. Wortel pun menjadi sayuran yang baik untuk dikonsumsi dalam keadaan yang masih mentah karena dianggap nutrisi yang dikandungnya akan utuh. Hal ini tidak sepenuhnya benar karena wortel yang masih mentah masih mengandung bakteri ataupun kuman di dalamnya. Bahkan wortel yang mendapatkan pupuk kimia atau zat peptisda harus dibersihkan sampai benar-benar bersih dari kotoran. Dan yang benar adalah dimasak terlebih dahulu, karena dengan dimasak wortel menjadi lebih sehat dikonsumsi karena kandungan betakaroten dalam wortel tidak akan menghilang karena proses memasak.

Seperti yang diungkap oleh penelitian yang dilakukan di Arkansas, Amerika Serikat yang menyebut bahwa mengkonsumsi wortel yang sudah dimasak justru memiliki kandungan antioksidan 34% lebih banyak daripada wortel yangn masih mentah. Tak hanya itu, kandungan falkarinol yaitu komponen penting anti kanker jauh lebih banyak. Hal serupa juga diungkap oleh studi di UK’s Newcastle University dimana memakan wortel yang telah dimasak akan merubah komponennya dimana wortel kehilangan airnya sehingga  konsentrasi falkarinol jadi meningkat. Sementara memasak wortel dalam keadaan utuh justru menyimpan falkarinol lebih banyak sekitar 25%.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top
$(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });