Career Tips

Cara Mengatur Gaji Pertama yang Baik

Setiap orang yang setelah menempuh pendidikan selama bertahun-tahun maka memiliki satu tujuan yang sama. Yakni tujuan untuk bisa segera mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Namun seperti yang diketahui bahwa mendapatkan pekerjaan bukanlah perkara yang mudah. Seperti yang diketahui sudah banyak berita yang menjelaskan bahwa penyerapan tenaga kerja tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja. Jadi apabila kamu yang sudah lulus pendidikan dan segera mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan maka bersyukurlah. Karena kamu termasuk ke dalam kumpulan orang beruntung yang segera mendapatkan pekerjaan pertama. Dan tentunya bekerja tidak bisa dipisahkan dari motivasi untuk bisa mendapatkan penghasilan. Seperti yang diketahui, penghasilan bisa dibilang adalah yang paling dicari oleh mereka yang bekerja. Namun tentu akan menjadi hal lain bagi mereka yang baru saja mendapatkan pekerjaan pertama. Karena pekerjaan pertama tersebut tentunya juga menjadi penanda bahwa dia akan segera mendapatkan gaji pertama. Gaji pertama memang selalu terasa lain bagi setiap orang. Karena gaji pertama adalah sebagai penanda bahwa dia telah menghasilkan uang sendiri, penanda bahwa dia sudah memiliki daya beli sendiri dan juga penanda bahwa dia dalam proses untuk bisa mandiri. Namun sudah bukan menjadi rahasia umum juga bahwa banyak orang yang terlalu gembira dengan gaji pertamanya sehingga salah menggunakannya. Mulai dari menghamburkannya hingga untuk memenuhi keinginan membeli yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Hal tersebut tentunya akan membuat gaji pertama menjadi tidak bermanfaat. Untuk itulah, berikut ini akan dijelaskaan cara mengatur gaji pertama yang baik:

Sponsor : perawatan wajah

  1. Tentukan Tujuan Dalam Menggunakan Uang

Mereka yang menghambur-hamburkan uang pada gaji pertama biasanya adalah mereka yang tidak memiliki tujuan dalam menggunakan uangnya. Hal tersebut tidak lepas karena mereka merasa bahwa gaji pertama adalah sesuatu yang terlalu dini untuk masuk ke dalam rencana keuangan. Namun mindset seperti inilah yang bisa dibilang salah kaprah. Karena gaji pertama sekecil atau sebesar apapun haruslah diatur dengan baik. Yaitu dengan cara menentukan tujuan dalam menggunakan uang tersebut. Dimana tujuan dalam menggunakan uang ini bisa dibagi menjadi dua hal. Yakni tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Untuk tujuan jangka pendek tentunya diisi dengan beberapa list kebutuhan yang harus dipenuhi dalam waktu dekat. Mulai dari kebutuhan makanan, kebutuhan transportasi, membayar biaya tempat tinggal maupun kebutuhan mendesak lainnya. Maka alihkan gaji pertama pada kantung pertama tersebut. Dan pastikan bahwa kantung pertama tersebut benar-benar sudah terpenuhi maupun tercukupi. Lalu yang kedua adalah tujuan jangka panjang. Dimana tujuan jangka panjang ini bisa berupa tabungan hingga investasi. Sayangnya masih yang memnadang sebelah mata tujuan jangka panjang ini. Terutama bagi mereka yang baru saja bekerja dan mendapatkan gaji pertama. Mereka beranggapan bahwa tujuan jangka panjang adalah sesuatu yang terlalu dini untuk dipikirkan sekarang. Namun hal tersebut adalah sesuatu yang salah kaprah. Karena tidak pernah ada kata terlalu dini untuk sesuatu yang bermanfaat di masa mendatang.

Cara Mengatur Gaji Pertama yang Baik

  1. Tahanlan Diri Dalam Membeli Barang

Tidak bisa dipungkiri ketika mendapatkan gaji pertama maka akan ada rasa antusias yang tidak bisa dijelaskan. Dimana rasa antusias ini biasanya hanya bisa disalurkan dengan menggunakan gaji pertama tersebut untuk membeli berbagai barang yang diinginkan. Yaitu bukan hanya barang biasa yang mudah didapatkan namun juga berbagai barang dengan nilai harga yang tinggi. Namun bagi mereka yang ingin mengatur gaji pertama dengan baik maka tahanlah dalam membeli barang. Terutama barang-barang dengan nilai harga yang tinggi. Karena membeli barang dengan gaji pertama bukan hanya akan merugikan namun juga akan membuat diri menjadi pribadi yang konsumtif. Hal tersebut tidak lepas karena dengan membeli barang maka kantung lain yang seharusnya diisi maka akan teralihkan. Sehingga target untuk memaksimalkan gaji pertama gagal untuk bisa didapatkan.

Cara Mengatur Gaji Pertama yang Baik

  1. Membuat Perencanaan Keuangan Yang Detail

Melanjut dari point kedua maka hal berikutnya yang perlu dilakukan agar hal tersebut tidak sampai terjadi adalah membuat sebuah perencanaan keuangan.  Bukan hanya semata perencanaan keuangan yang biasa-biasa saja. Namun perencanaan keuangan yang detail. Dimana perencanaan keuangan ini mencakup dalam mengatur gaya hidup. Hal tersebut tidak lepas karena ketika seseorang sudah memiliki penghasilan maka dalam waktu yang bersamaan  maka gaya hidupnya juga berubah. Dimana gaya hidup tersebut seringkali mengarah pada perilaku konsumtif. Tentu kebiasaan ini harus dihentikan yaitu dengan cara membuat perencanaan keuangan. Dimana keuangan ini merinci tentang pemasukan, pengeluaran, peminjaman bahkan sampai ke tabungan. Semuanya harus ditata semenjak gaji pertama didapatkan.

Cara Mengatur Gaji Pertama yang Baik

  1. Gunakan Gaji Pertama Untuk Kebutuhan Bukan Keinginan

Dan cara berikutnya yang bisa dibilang cukup mudah untuk mengatur gaji pertama adalah dengan memisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Yaitu gunakan gaji pertama hanya untuk kebutuhan bukan keinginan. Dengan cara seperti ini, maka gaji pertama dapat dialokasikan dengan cara yang benar. Seperti yang diketahui bahwa kebutuhan adalah sesuatu yang mendesak sedangkan keinginan hanya akan untuk memenuhi nafsu sementara saja. Dimana apabila menuruti keinginan maka dipastikan akan menguras habis gaji pertama yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top