Sex & Love

Efek Jika Pasangan Berhenti Bercinta

Kita tentu sudah paham bahwa hubungan seksual merupakan salah satu aktivitas menyenangkan dengan pasangan resmi di rumah. Hubungan sex selain digunakan untuk menyalurkan hasrat yang secara alamiah ada, juga dapat menjadi salah satu cara untuk tetap bermesraan dengan pasangan Anda di rumah. Dalam bidang kedokteran, hubungan sex menjadi salah satu terapi yang mengesankan yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara umum. Melakukan hubungan sex secara teratur akan membuat wajah Anda menjadi lebih bersinar, stress dapat diredakan, dan lain sebagainya. Namun, dewasa ini kita melihat bahwa semakin meningkatnya kesibukan seseorang di tempat kerja menjadikan ia memiliki sedikit waktu untuk bercinta dan dalam kondisi yang lain mengakibatkan ia berhenti berhubungan sex dengan pasangan hanya karena alasan kesibukan. Hal ini tentu saja tidak boleh terjadi. Berikut kita akan membahas beberapa efek jika pasangan berhenti bercinta dengan pasangan Anda. Simak beberapa ulasan di bawah ini dan dapatkan pelajaran berharga darinya.

Efek Jika Pasangan Berhenti Bercinta.2

Sponsor : cream pemutih wajah

  1. Disfungsi ereksi

Salah satu hal yang akan terjadi bila seseorang, terutama seorang pria, memutuskan untuk berhenti berhubungan seksual karena kesibukan yang ia jalani, maka ia akan memiliki resiko disfungsi ereksi yang lebih besar daripada pria yang masih berhubungan sex secara teratur dengan pasangan resminya. Hal ini tentu saja dapat dilogikakan dengan baik. Saat melakukan hubungan seksual, penis akan menjadi tegang dan ereksi dengan sempurna karena adanya hormone dan rangsangan yang diperoleh. Namun, di sisi yang lain, saat memutuskan untuk berhenti berhubungan sex, maka pria akan kehilangan rangsangan dan penis yang ia miliki tentu saja akan menjadi terkendala untuk bisa ereksi. Ia akan menjadi tidak peka terhadap rangsangan yang diberikan oleh pasangannya.

  1. Meningkatnya resiko kanker prostat

Masalah lain yang mungkin akan timbul saat seorang pria berhenti untuk melakukan hubungan sex karena suatu alasan adalah meningkatnya resiko kanker prostat yang hendak menyerangnya kapan saja. Prostat adalah kelenjar kecil yang berada di bawah kandung kemih dan berhubungan erat dengan faktor reproduksi. Nah, dalam hal ini, Anda perlu waspada bahwa menghentikan hubungan seksual akan menyebabkan seorang pria 20% lebih tinggi memiliki resiko kanker prostat. Sebaliknya, berhubungan sex dengan teratur hingga ejakulasi akan membuat pria memiliki resiko kanker prostat yang lebih rendah. Hal ini dikarenakan ejakulasi yang terjadi dapat menghapus zat berbahaya sebagai penyebab timbulnya sel kanker. Nah, apakah Anda yakin untuk menghentikan hubungan seksual dan mendapatkan resiko penyakit ini?

  1. Rentan terhadap flu

Telah disinggung sebelumnya bahwa hubungan sex sebenarnya merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan dan juga menyehatkan. Hubungan sex yang Anda lakukan dengan pasangan Anda secara teratur akan menyeimbangkan metabolisme di dalam tubuh sehingga racun yang mengendap dari dalam tubuh akan keluar melalui mekanisme keringat. Oleh karena itu, Anda tentu sering merasakan tubuh yang lebih segar sesaat setelah bercinta. Di satu sisi, berhenti melakukan hubungan sex akan membuat Anda menjadu rentan terhadap flu dan penyakit lainnya. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang lebih menurun saat Anda memutuskan untuk berhenti bercinta. Resiko ini tentu saja lebih besar bagi Anda yang tidak pernah melakukan olahraga.

  1. Merasa cemas dan khawatir

Salah satu manfaat dari bercinta yang sebelumnya sudah dikemukakan adalah bahwa hubungan sex dapat menurunkan tingkat stress yang Anda rasakan. Sex akan membuat pasangan jauh lebih bahagia dan hidup lebih panjang. Nah, salah satu hal yang akan terjadi jika Anda memutuskan untuk berhenti berhubungan sex adalah bahwa Anda akan lebih rentan untuk merasa cemas dan juga khawatir. Hubungan sex yang dapat digunakan sebagai aktivitas penghilang stress tentu tidak akan Anda dapatkan lagi jika Anda memutuskan untuk berhenti. Efeknya, jika Anda merasa pusing karena deadline pekerjaan yang tidak kunjung selesai, maka Anda tidak akan memiliki cara pelampiasan dan Anda tentu akan merasa tidak tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

  1. Curiga dalam hubungan

Tidak melakukan hubungan sex dengan pasangan dalam waktu yang lama dengan pasangan merupakan salah satu penyebab timbulnya rasa curiga antar pasangan. Hubungan sex menjadi salah satu hal yang bisa digunakan untuk mengukur kesetiaan pasangan Anda. Memang, menuduh pasangan Anda berselingkuh merupakan tuduhan yang konyol yang akan menyebabkan timbulnya masalah yang lebih besar dalam rumah tangga. Namun, tidak melakukan hubungan sex dalam waktu yang lama juga akan menimbulkan keresahan pada pasangan Anda, misalnya pasangan Anda yang merasa bahwa dirinya tidak menarik lagi ketika Anda tidak lagi mau melakukan hubungan sex dengannya. Masalah kecil yang timbul semacam ini tentu akan sangat merugikan bagi Anda.

Dari beberapa ulasan di atas, kita dapat melihat bahwa akan ada beberapa hal yang timbul dari keputusan Anda untuk berhenti berhubungan sex dengan pasangan Anda. Jika dilihat, keputusan tersebut lebih condong pada akibat negative daripada akibat positif. Oleh karena itu, perhatikanlah banyak hal sebelum Anda memutuskan hal tersebut. Jika ada masalah, ajak pasangan Anda untuk berkomunikasi dan temukan solusi yang tepat untuk masalah tersebut.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top