Sex & Love

Bahaya! Jangan Paksa Pasangan Bercinta

Bahaya! Jangan paksa pasangan bercinta. Mengapa? Disadari atau tidak, memaksa pasangan untuk bercinta dengan kita sangat tidak dianjurkan. Bercinta seharusnya menjadi salah satu aktivitas yang sangat menyenangkan dengan pasangan yang bisa Anda lakukan bahkan setiap hari. Kita tentu sudah banyak mengetahui beberapa manfaat bercinta yang cukup baik bagi kondisi tubuh secara umum, seperti menyehatkan jantung, membakar kalori, hingga menjaga mood agar tetap baik. Tidak dipungkiri memang pasangan yang memiliki hubungan seksual yang sehat dengan pasangannya akan memiliki kehidupan yang lebih baik setiap hari. Namun, ternyata hubungan seksual yang dilakukan tidak selamanya bisa terasa nikmat dan menyenangkan bagi pasangan. Salah satu alasannya adalah adanya paksaan dalam bercinta. Tentu saja Anda tidak boleh memaksa pasangan Anda untuk bercinta meskipun Anda sedang menginginkannya. Berikut kita adalah beberapa alasan mengapa kita tak boleh memaksa pasangan untuk bercinta dan dampaknya yang terkadang akan merugikan Anda dan pasangan.

Bahaya! Jangan Paksa Pasangan Bercinta.2

Sponsor : cream pemutih wajah

  1. Tidak menikmati hubungan seksual

Salah satu alasan yang cukup penting yang menjadi rambu-rambu mengapa Anda tidak boleh memaksa pasangan Anda untuk bercinta adalah ia tidak menikmati hubungan seksual. Ya, pemaksaan yang terjadi saat Anda ingin mengajak pasangan Anda untuk bercinta tentu saja akan menimbulkan suatu keterpaksaan dari diri pasangan Anda. Rasa terpaksa ini tentu saja dapat berakibat buruk karena hubungan seksual yang seharusnya bisa dinikmati menjadi sebuah hal yang biasa-biasa saja. Bayangkan jika Anda dipaksa untuk melakukan suatu hal yang Anda tidak inginkan. Nah, apakah Anda bisa menjalankan perintah tersebut dengan baik tanpa keluhan? Tentu saja tidak. Hal yang sama juga dirasakan oleh pasangan Anda yang terpaksa dalam bercinta.

  1. Seks yang dilakukan menjadi hambar

Hubungan seksual seharusnya menjadi salah satu aktivitas yang tak hanya memuaskan Anda namun juga memuaskan pasangan kita. Aktivitas ini tentu saja akan menjadi salah satu hiburan yang menyenangkan dan membuat Anda menjadi lebih segar dengan mood yang lebih baik setelah melakukannya. Namun, jika terdapat unsur pemaksaan dalam hubungan seksual yang Anda lakukan, tentu seks akan menjadi berbeda. Hubungan seksual yang Anda lakukan dengan pasangan Anda akan terasa hambar dan sangat tidak nikmat karena adanya paksaan tersebut. Hal ini tentu akan menyebabkan bercinta menjadi aktivitas yang menjemukan dan tentu pasangan Anda ingin segera mengakhirinya.

  1. Menimbulkan rasa trauma pada pasangan

Jika pemaksaan dalam bercinta berlangsung terus menerus dalam waktu yang lama, tentu saja efek yang semakin buruk dapat terjadi. Salah satu efek buruk yang bisa saja terjadi karena hubungan percintaan yang dilandasi karena keterpaksaan adalah trauma yang bisa saja muncul. Trauma ini tentu saja merupakan salah satu hal yang sangat buruk dan dapat menjadi sumber masalah yang baru. Pasangan Anda tentu akan menjadi sulit lupa tentang pemaksaan-pemaksaan terdahulu yang Anda lakukan sebelum bercinta. Jika ini terjadi, pasangan Anda akan sangat sulit untuk menemukan kenikmatan saat bercinta. Ia tidak hanya merasa tidak puas saat bercinta tetapi bisa saja merasa takut karena pemaksaan tersebut.

  1. Memunculkan sangkaan negative dari pasangan

Dampak yang bisa saja muncul karena pemaksaan yang terjadi saat Anda hendak bercinta dengan pasangan adalah Anda akan mendapatkan sangkaan bahwa Anda bukan pasangan yang mengerti perasaan pasangan. Pasangan Anda kemungkinan besar akan menyangka bahwa diri Anda adalah pribadi yang pemaksa. Sangkaat negative ini adalah salah satu dampak yang tentu saja sangat merugikan bagi Anda dan juga pasangan. Keterpaksaan yang terjadi saat bercinta tentu saja akan membuat pasangan Anda menjadi kurang nyaman. Ketidaknyamanan ini jika tidak segera dicairkan dan Anda masih sering memaksa pasangan Anda untuk bercinta, tentu akan membuat pasangan Anda kalap dan marah. Dampaknya adalah Anda akan dianggap sebagai pasangan yang tidak bisa memahami pasangannya sendiri dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, berhati-hatilah dan jangan sampai hal ini terjadi pada diri Anda.

  1. Menyebabkan stress dan konflik

Bercinta yang sebenarnya menjadi salah satu cara yang tepat untuk mengatasi stress dan mengembalikan mood yang lebih baik dapat menjadi hal yang sebaliknya jika ada rasa terpaksa di dalamnya. Ya, saat Anda memaksa pasangan untuk bercinta, hubungan yang akan Anda lakukan tentu akan menjadi hambar dan sangat menjemukan. Tidak hanya itu, bercinta secara terpaksa justru dapat menyebabkan pasangan Anda dan mungkin juga Anda menjadi stress dan kehilangan mood. Hal ini dikarenakan rawannya konflik merugikan yang baru sesaat setelah selesai bercinta dari pasangan Anda yang merasa kecewa dan marah pada Anda.

Beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya tidak pernah memaksa pasangan Anda untuk bercinta sebagaimana dijelaskan di atas, tentu membuat Anda tahu bahwa dalam bercinta, kerelaan antar pasangan merupakan hal yang sangat penting. Komunikasi memang harus senantiasa dilakukan agar kita menjadi tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh pasangan kita. Jangan sampai kita mementingkan ego sendiri dan melupakan hak dari pasangan. Nah, jadikan bercinta sebagai aktivitas yang menyenangkan dan dilandasi dengan penuh cinta dan kasih sayang, bukan hanya sekedar pemuas hasrat semata yang bisa menyebabkan dampak buruk dalam hubungan rumah tangga yang merugikan bagi Anda dan pasangan.

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Comments

comments

To Top